Event BTN Jakim. Foto: dok IFG Life.
20 Ribu Pelari di BTN Jakim 2026 Terlindungi Asuransi
Husen Miftahudin • 13 June 2026 07:26
Jakarta: PT IFG Life menegaskan komitmennya dalam mendukung gaya hidup sehat masyarakat dengan hadir sebagai official insurance partner BTN Jakarta International Marathon 2026 (BTN Jakim 2026).
Diketahui, BTN Jakim 2026 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu dan Minggu, 13 dan 14 Juni 2026, di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, dengan melibatkan ribuan peserta dari berbagai kategori lomba.
Direktur Bisnis Individu merangkap Pelaksana Tugas Direktur Bisnis Korporasi IFG Life Fabiola Noralita mengatakan keterlibatan perusahaan dalam BTN Jakim 2026 menjadi bagian dari komitmen IFG Life untuk mendukung masyarakat menjalani gaya hidup aktif dan sehat.
"Untuk ketiga kalinya, IFG Life hadir untuk memberikan dukungan di BTN Jakim2026, dan semangat kami tidak pernah berkurang. Bagi IFG Life, ini adalah cara kami untuk benar-benar hadir di tengah masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya gaya hidup sehat," ujar Fabiola dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu, 13 Juni 2026.
| Baca juga: Kapan BTN Jakim 2026 Digelar? Simak Jadwal dan Kategori Barunya |

(Event BTN Jakim. Foto: Jakim.id)
20.019 peserta BTN Jakim 2026 terlindungi asuransi
Pada penyelenggaraan tahun ini, IFG Life menyediakan perlindungan asuransi bagi 20.019 peserta. Jumlah itu terdiri atas 5.356 peserta kategori 5K dan 14.663 peserta kategori 10K.
Perlindungan diberikan melalui produk IFG Group Life Protection dengan manfaat berupa santunan meninggal dunia akibat kecelakaan sebesar Rp19,5 juta, santunan cacat tetap akibat kecelakaan sebesar Rp19,5 juta, serta santunan biaya pengobatan dan perawatan akibat kecelakaan hingga Rp1,95 juta.
"Dengan perlindungan yang kami berikan, kami ingin para pelari bisa berlari dengan tenang, aman, dan menikmati setiap kilometer tanpa rasa khawatir," harap Fabiola.
Keikutsertaan IFG Life sebagai mitra asuransi resmi BTN Jakim 2026 juga menjadi bagian dari misi perusahaan untuk memperluas perlindungan jiwa di tengah aktivitas masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya proteksi jiwa bagi keluarga di setiap tahap kehidupan.