Sosialisasi produk pembiayaan usaha yang diinisiasi oleh Bank Tabungan Negara (BTN) Provinsi Bangka Belitung. Foto: Metro TV/Rendy Ferdiansyah.
BTN Fasilitasi Pembiayaan KUR Modal Usaha UMKM di Pangkalpinang
Rendy Ferdiansyah • 21 June 2026 11:18
Jakarta: Upaya mendorong pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus digencarkan di Kota Pangkalpinang. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi produk pembiayaan usaha yang diinisiasi oleh Bank Tabungan Negara (BTN) Provinsi Bangka Belitung untuk memperluas akses permodalan bagi para pelaku usaha lokal.
"Penyaluran KUR, di mana KUR ini dengan plafon maksimal Rp500 juta bagi pedagang-pedagang dan pelaku UMKM bisa mengaksesnya melalui Bank BTN, dengan suku bunga yang cukup murah, hanya 6 persen," ujar Kakanwil Sumatra 2 BTN, Carly Tambunan, di sela-sela kegiatan sosialisasi yang berlangsung di salah satu hotel di Pangkalpinang, Bangka Belitung, Sabtu, 20 Juni 2026.
Kepala Cabang BTN Bangka Belitung, Ghani Padmonodewo, mengungkapkan bahwa langkah nyata ini telah menyasar ratusan pelaku usaha di wilayahnya. Termasuk, dari sektor usaha mikro.
"Yang property related tapi juga tidak menutup hanya kepada properti yang seperti developer, kemudian toko bangunan, tetapi juga masyarakat yang memiliki usaha-usaha terkait dengan usaha kecil warung, bengkel, juga ada catering kami juga kemarin baru penyaluran tersebut kurang lebih kami sekitar 250 akun kami yang kami telah salurkan untuk usaha mikro," ungkap Ghani.
Kegiatan sosialisasi produk pembiayaan usaha ini diikuti oleh sebanyak 50 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha. Kehadiran para pelaku usaha ini bertujuan untuk mendapatkan informasi valid dan mendalam terkait layanan pembiayaan serta pinjaman modal usaha yang difasilitasi oleh perbankan BUMN tersebut.

Kakanwil Sumatra 2 BTN, Carly Tambunan (kanan) dan Kepala Cabang BTN Bangka Belitung, Ghani Padmonodewo (kiri). Foto: Metro TV/Rendy Ferdiansyah.
Fasilitas KUR 6 Persen dan Kredit Perumahan
Dalam kegiatan ini, para peserta diberikan penjelasan terperinci mengenai berbagai produk pembiayaan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan usaha mereka. Salah satu program andalan yang dipaparkan adalah penambahan modal kerja melalui skema KUR.
Fasilitas KUR ini menawarkan limit pinjaman maksimal hingga Rp500 juta. Nilai keunggulan program ini terletak pada suku bunga yang sangat murah dan terjangkau bagi pelaku usaha kecil, yakni hanya sebesar 6 persen.
Selain fokus pada modal kerja, BTN juga mengenalkan fasilitas kredit yang saat ini sedang gencar dipromosikan, yaitu Kredit Program Perumahan (KPP). Program dengan plafon maksimal Rp500 juta ini dapat digunakan oleh para pelaku UMKM untuk membeli rumah baru atau melakukan renovasi tempat tinggal sekaligus tempat usaha mereka.
Kemudahan Prosedur Pengajuan Modal
Tidak hanya memberikan pemahaman mengenai mekanisme pembiayaan, para peserta juga memperoleh informasi komprehensif mengenai persyaratan administratif dan prosedur pengajuan. Pihak BTN turut memaparkan berbagai kemudahan yang ditawarkan bagi pelaku usaha yang ingin mengakses permodalan tanpa birokrasi yang rumit.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, para pelaku UMKM diharapkan semakin memahami berbagai pilihan pembiayaan yang tersedia di pasar. Pemahaman yang baik ini dinilai penting agar mereka dapat memanfaatkan akses modal secara tepat guna, demi meningkatkan daya saing serta memacu pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Pangkalpinang.