Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Ini Daftar Wilayah yang Bisa Menyaksikannya

Gerhana matahari total, dok: (The New York Times)

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Ini Daftar Wilayah yang Bisa Menyaksikannya

Putri Purnama Sari • 3 August 2026 17:26

Jakarta: Fenomena Gerhana Matahari Total akan menghiasi langit pada 12 Agustus 2026. Peristiwa astronomi ini menjadi salah satu fenomena langit yang paling dinantikan tahun ini karena hanya dapat disaksikan secara penuh dari wilayah tertentu di dunia.

Menurut NASA, gerhana matahari total terjadi ketika Bulan berada tepat di antara Bumi dan Matahari sehingga menutupi seluruh piringan Matahari. Saat fase totalitas berlangsung, langit akan berubah gelap selama beberapa menit dan korona atau lapisan terluar Matahari dapat terlihat dengan mata telanjang dari wilayah yang dilintasi gerhana.

Apakah Gerhana Matahari Total 2026 Bisa Dilihat di Indonesia?

Sayangnya, gerhana matahari total pada 12 Agustus 2026 tidak dapat diamati dari Indonesia. Bahkan, wilayah Indonesia juga tidak akan mengalami fase gerhana sebagian.

Masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan fenomena ini dapat mengikuti siaran langsung yang biasanya disediakan oleh NASA, lembaga antariksa, maupun observatorium internasional melalui platform digital.

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Terlihat di Mana?

Berdasarkan data NASA, jalur totalitas gerhana akan melintasi sejumlah wilayah berikut:
  • Samudra Arktik
  • Greenland
  • Islandia
  • Samudra Atlantik
  • Spanyol
  • Rusia
  • Sebagian wilayah Portugal
Sementara itu, gerhana matahari sebagian diperkirakan dapat diamati dari wilayah yang lebih luas, seperti sebagian besar Eropa, Afrika Utara, Kanada, dan Amerika Serikat bagian utara.
 

Spanyol Jadi Lokasi Terbaik Menyaksikan Gerhana

Spanyol diperkirakan menjadi salah satu lokasi terbaik untuk menikmati gerhana matahari total. Jalur totalitas akan melintasi sejumlah wilayah, di antaranya Galicia, Asturias, Castile and León, Aragon, hingga Kepulauan Balearic.

Pemerintah Spanyol bahkan memperkirakan fenomena langka ini akan menarik sekitar 17 juta pengunjung, termasuk sekitar lima juta wisatawan mancanegara yang ingin menyaksikan gerhana secara langsung.

Selain Spanyol, Islandia juga menjadi destinasi favorit karena berada tepat di jalur totalitas. Gerhana total juga akan terlihat di Greenland dan sebagian Portugal.

Jadwal Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026

Menurut perhitungan NASA, gerhana matahari total diperkirakan berlangsung dengan jadwal berikut:
  • Mulai: 15.35 UTC
  • Puncak gerhana: 17.47 UTC
  • Berakhir: 19.59 UTC
Waktu pengamatan di setiap negara dapat berbeda tergantung lokasi masing-masing.

Dimanfaatkan untuk Penelitian Ilmiah

Fenomena ini juga menjadi kesempatan penting bagi para ilmuwan untuk mempelajari Matahari dan atmosfer Bumi.

NASA berencana menerbangkan pesawat riset WB-57 pada ketinggian sekitar 15 kilometer agar dapat mengikuti bayangan Bulan. Dengan cara tersebut, para peneliti dapat mengamati korona Matahari lebih lama dibandingkan pengamatan dari permukaan Bumi.

Selain itu, puluhan balon penelitian akan diterbangkan untuk mengamati perubahan atmosfer yang terjadi saat cahaya Matahari tertutup selama gerhana berlangsung.

Cara Aman Melihat Gerhana Matahari

NASA mengingatkan masyarakat agar tidak melihat Matahari secara langsung tanpa pelindung khusus karena dapat menyebabkan kerusakan permanen pada mata.

Untuk menyaksikan gerhana dengan aman, gunakan kacamata gerhana yang telah memenuhi standar ISO 12312-2 atau manfaatkan metode pengamatan tidak langsung. Pengecualian hanya berlaku saat fase totalitas bagi pengamat yang berada tepat di jalur gerhana matahari total.

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 menjadi salah satu fenomena astronomi paling langka tahun ini. Meskipun tidak dapat disaksikan dari Indonesia, masyarakat tetap dapat mengikuti momen tersebut melalui siaran langsung dari berbagai lembaga antariksa dan observatorium dunia.

(Putri Purnama Sari)