Ilustrasi ranjau darat. (Anadolu Agency)
Empat Orang dari Satu Keluarga Tewas Terkena Ranjau Darat di Yaman
Willy Haryono • 4 August 2026 15:50
Sanaa: Empat warga sipil dari satu keluarga tewas dan enam lainnya terluka akibat ledakan ranjau darat di Provinsi Hodeidah, Yaman barat, pada Senin malam.
Dalam pernyataan yang dirilis pada Selasa, 4 Agustus 2026, kantor media pemerintah Provinsi Hodeidah mengutip Kantor Hak Asasi Manusia pemerintah Yaman yang menyebut ledakan terjadi di dekat Bir Al-Zaafaran, sebelah utara Distrik Al-Durayhimi, Hodeidah selatan.
Dilansir dari Anadolu Agency, Pemerintah Yaman menuduh kelompok Houthi memasang bahan peledak tersebut dan menyebut insiden itu sebagai salah satu yang paling mematikan di provinsi tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
Houthi belum memberikan tanggapan atas tuduhan tersebut.
Hodeidah Masih Dipenuhi Ranjau
Pemerintah memperingatkan bahwa Hodeidah masih menjadi salah satu provinsi di Yaman yang paling tercemar ranjau darat, bahan peledak rakitan, serta sisa-sisa perang lainnya.Menurut pemerintah, kondisi itu merupakan dampak dari penanaman ranjau secara luas dan tanpa pandang bulu yang dituduhkan kepada kelompok Houthi.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Mei 2023 telah memperingatkan bahwa jutaan ranjau darat dan sisa bahan peledak perang masih menghambat akses bantuan kemanusiaan di berbagai wilayah Yaman.
Sementara itu, Komite Internasional Palang Merah (ICRC) pada Juli 2023 juga mengingatkan bahwa bahan peledak yang belum meledak masih menjadi ancaman bagi jutaan warga Yaman.
Berdasarkan estimasi resmi pemerintah Yaman, lebih dari 2 juta ranjau darat telah dipasang di berbagai wilayah negara itu sejak konflik antara pemerintah dan kelompok Houthi pecah hampir 12 tahun lalu. Konflik tersebut telah menewaskan ribuan warga sipil di sejumlah provinsi.
Baca juga: Rentetan Ledakan di SPBU Yaman Telan 16 Korban Jiwa