Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: Anadolu
Persedian Berkurang dalam Perang di Iran, Trump Inginkan Amunisi Canggih
Fajar Nugraha • 28 July 2026 09:05
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui Amerika Serikat dapat menggunakan amunisi yang lebih canggih seiring dengan berkurangnya persediaan dalam perang di Iran
Pada saat bersamaan, Trump menegaskan bahwa militer memiliki apa yang dibutuhkan untuk melancarkan konflik tersebut.
“Kita berada dalam kondisi yang sangat baik. Tetapi untuk beberapa hal yang lebih canggih, kita tentu ingin memiliki lebih banyak,” kata Trump kepada wartawan di atas pesawat Air Force One pada Senin 27 Juli 2026, dikutip dari CNN, Selasa 28 Juli 2026.
Ia mengatakan AS memiliki “banyak amunisi” dari berbagai jenis, tetapi ia menyalahkan pemerintahan sebelumnya karena mengirimkan senjata yang lebih canggih ke Ukraina.
“Kita memiliki banyak amunisi tingkat menengah. Sejujurnya, saya ingin memiliki lebih banyak,” ungkap Trump.
Ia menambahkan bahwa kontraktor pertahanan Amerika dengan cepat mempercepat produksi, termasuk pencegat rudal Patriot.
CNN melaporkan pada akhir pekan bahwa penasihat Trump menyampaikan kekhawatiran tentang persediaan amunisi AS dan implikasi negatif potensial lainnya ketika presiden mempertimbangkan untuk meningkatkan perang di Iran selama pertemuan pekan lalu.
Trump menegaskan pada Senin bahwa ia memiliki "banyak waktu" untuk menyelesaikan konflik tersebut dan mengatakan bahwa pemerintahannya sedang berdiskusi dengan Iran.
"Kami sedang berbicara sekarang. Mereka ingin berbicara,” sebut Trump.
Ia juga mengatakan bahwa ia menunda serangan baru yang dahsyat karena para mediator mengklaim bahwa kemajuan sedang dicapai dalam negosiasi.