Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Dibuka Lagi Mulai 26 September

Jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang dibuka kembali. (Metrotvnews.com)

Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Dibuka Lagi Mulai 26 September

Daviq Umar Al Faruq • 23 September 2026 17:36

Malang: Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo resmi membuka kembali jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang pasca-kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai Sabtu, 26 September 2026. Keputusan ini diambil setelah evaluasi kondisi medan di lapangan.

"Berdasarkan hasil monitoring lapangan pasca-kebakaran hutan di Gunung Arjuno-Welirang, maka aktivitas pendakian Arjuno-Welirang resmi dibuka kembali pada hari Sabtu tanggal 26 September 2026," kata Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Agustiningtyas Marini Marini, dalam keterangan resminya, Rabu 23 September 2026.

Kendati demikian, seluruh calon pendaki diwajibkan memahami dan mematuhi ketentuan standar operasional prosedur (SOP) yang tertera pada situs resmi pengelola sebelum melakukan perjalanan.


Sistem pemesanan tiket dapat diakses calon pendaki melalui aplikasi SiPENERANG dan laman resmi mulai Rabu, 23 September 2026. Namun, pihak pengelola memprioritaskan alokasi pemesanan pada minggu awal bagi pendaki yang telah mengajukan penjadwalan ulang (reschedule) akibat penutupan sebelumnya.

Pihak pengelola tetap memberlakukan aturan ketat terkait kondisi keselamatan di area hutan konservasi. Akses pendakian dapat dihentikan sewaktu-waktu jika terjadi dinamika cuaca maupun situasi darurat.

"Pendakian dapat ditutup sewaktu-waktu apabila terjadi cuaca ekstrem atau kondisi darurat lainnya," tegas Agustiningtyas.


Penanganan kebakaran di kawasan Gunung Arjuno-Welirang. Dokumentasi/ UPT Tahura Raden Soerjo.

Sebelumnya, pendakian Gunung Arjuno-Welirang di Jawa Timur ditutup sementara mulai 19 Agustus 2026 menyusul kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo. Penutupan diberlakukan untuk seluruh aktivitas pendakian hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Agustiningtyas membenarkan adanya kebijakan penutupan tersebut melalui pengumuman resmi bernomor 500.4.6.10/1276/123.7.2/2026. Kebijakan itu diambil setelah kebakaran hutan dilaporkan terjadi di kawasan Tahura Raden Soerjo pada 18 Agustus 2026.

"Sehubungan dengan adanya kebakaran hutan yang terjadi pada tanggal 18 Agustus 2026 dikawasan Tahura R. Soerjo, maka mulai tanggal 19 Agustus 2026 seluruh aktifitas pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup sementara sampai batas waktu yang tidak ditentukan," kata Agustiningtyas, dalam keterangan resminya, Rabu, 19 Agustus 2026.

(Silvana Febiari)