Presiden Prabowo Subianto. Foto: Tangkapan layar
Indonesia Siap Investasi Besar-besaran di Ekonomi Biru
M Sholahadhin Azhar • 9 May 2026 23:47
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah akan melakukan investasi masif pada ekonomi kelautan atau ekonomi biru. Hal ini, seiring meningkatnya kebutuhan protein hewani global.
"Dunia sekarang sangat memerlukan ikan protein, karena itu, pemerintah yang saya pimpin, kita akan besar-besaran mengembangkan perikanan dan kelautan," ujar Prabowo dikutip dari Antara, Sabtu, 9 Mei 2026.
Hal itu diungkap Presiden, ketika meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Leato Selatan di Gorontalo pada hari ini, 9 Mei 2026.
Presiden menilai Indonesia dianugerahi kekayaan laut yang sangat besar dan karena itu perlu dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat.
"Kita harus bersyukur, dan kita harus sekarang besar-besaran investasi," imbuhnya.
Menurut Prabowo, investasi pada ekonomi biru harus dimulai dengan memperkuat peran nelayan sebagai ujung tombak sektor perikanan nasional. Salah satunya melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), yang diharapkan dapat memperluas akses nelayan terhadap sarana dan prasarana perikanan yang layak.
Ia mengatakan pemerintah menargetkan 1.386 KNMP dapat beroperasi di seluruh Indonesia pada tahun ini dan akan terus membangun desa nelayan setiap tahunnya.
"Dan tahun depan, kita akan bangun lagi 1.000 (KNMP). Dan seterusnya, tiap tahun 1.000, 1.000, 1.000, kita seluruh Indonesia punya 12.000 desa nelayan. Ini pekerjaan besar," ujar Presiden Prabowo.
.jpeg)
Presiden Prabowo Subianto. Foto: Antara
Selain itu, Kepala Negara mengatakan bahwa pemerintah akan mendistribusikan bantuan 1.582 kapal ikan agar nelayan Indonesia, di mana skema pengelolaannya akan diserahkan melalui koperasi nelayan.
"Nanti kita beri kapal. Kapal ada yang kecil, ada yang menengah, dan ada kapal-kapal besar. Kita ingin bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita, kita ingin rakyat kita yang mengambil," demikian Prabowo Subianto.