Kecelakaan Elf di Majalengka Tewaskan 3 Orang

Ilustrasi kecelakaan. Foto: Dok. Istimewa.

Kecelakaan Elf di Majalengka Tewaskan 3 Orang

Lukman Diah Sari • 24 March 2026 18:55

Majalengka: Polres Majalengka, Jawa Barat, menyebut kecelakaan tunggal yang melibatkan kendaraan Isuzu Elf Microbus di wilayah Kecamatan Cingambul pada Senin, 23 Maret 2026, pukul 23.05 WIB, menyebabkan tiga orang meninggal. Kepala Satlantas Polres Majalengka AKP Pandu Surya Renata mengatakan kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Raya Panjalu-Cikijing.

“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, kecelakaan tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia,” kata Pandu di Majalengka, Selasa, 24 Maret 2026, melansir Antara.


Petugas dari Satlantas Polres Majalengka saat menjenguk korban kecelakaan di Majalengka, Jawa Barat, Selasa (24/3/2026). ANTARA/HO-Polres Majalengka

Ia menyampaikan kecelakaan itu bermula saat kendaraan Isuzu Elf bernomor polisi Z 7012 CN tersebut, melaju dari arah Panjalu menuju Cikijing. Kendaraan tersebut diketahui membawa rombongan keluarga asal Karawang, yang sedang dalam perjalanan setelah bersilaturahmi di wilayah Ciamis dan melanjutkan perjalanan ke objek wisata Pangandaran.

Ia menuturkan saat melintasi jalan yang menurun dan menikung tajam di kawasan Blok Maniis Tonggoh, kendaraan tersebut diduga hilang kendali sehingga oleng ke sisi kanan jalan.

“Mobil kemudian masuk ke dalam parit dan terguling dengan posisi roda berada di atas,” ujar dia.

Polisi mencatat terdapat 21 orang, yang berada di dalam kendaraan tersebut saat kejadian berlangsung. Dari jumlah tersebut, kata dia, tiga orang meninggal, lima orang mengalami luka berat, dan 13 orang mengalami luka ringan.

“Korban meninggal dunia masing-masing Hasyim Adnan yang merupakan pengemudi, Mohamad Ali, serta Nanda,” jelas dia.

Ia memerinci untuk korban luka berat di antaranya Desi Fatimah, Entang, dan Nurmala yang langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Petugas kepolisian bersama warga setempat, mengevakuasi seluruh korban dari kendaraan untuk mendapatkan penanganan medis.

“Pengendara kami imbau untuk beristirahat jika merasa lelah atau mengantuk, terutama saat melintasi jalur yang memiliki medan berat,” ungkap dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)