Manut BPOM, Pasien Terkontaminasi Produk Estetika bakal Diberi Pendampingan

Pelayanan kesehatan. Foto: Ilustrasi Medcom.id

Manut BPOM, Pasien Terkontaminasi Produk Estetika bakal Diberi Pendampingan

Rahmatul Fajri • 24 January 2026 11:51

Jakarta: Sejumlah pasien yang mengalami kontaminasi pada kulit dari empat produk estetika tengah menjalani pengobatan. Proses pengobatan para pasien dipastikan akan dibantu secara penuh oleh perusahaan. Hal itu sebagai wujud komitmen terhadap Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Kami tidak lari, kami hadir dan bertanggung jawab. Di tahun ke-11 ini, kami akan membuktikan komitmen dengan mendampingi pasien kami sampai sembuh," ujar Founder DRW Skincare, Wahyu Triasmara, melalui keterangan resmi, Sabtu, 24 Januari 2026.

Dia menegaskan pihaknya mengedepankan keterbukaan informasi dan layanan asistensi medis bagi para pelanggannya. Pihaknya menjelaskan kendala kontaminasi hanya ditemukan pada empat jenis produk dari total lebih dari 120 produk yang terdaftar resmi di Badan POM RI.
 


Temuan tersebut berasal dari proses produksi di pabrik pihak ketiga (maklon) dan bersifat terlokalisasi pada batch tertentu. Wahyu mengatakan pihaknya telah memutus kerja sama dengan mitra produksi terkait, serta melakukan penarikan dan pemusnahan produk di bawah pengawasan Badan POM sejak Juli 2025.


Pelayanan kesehatan. Foto: Ilustrasi Freepik

"Kendala ini berasal dari proses di luar kendali langsung manajemen, yakni jalur maklon. Mayoritas besar produk kami lainnya diproduksi di fasilitas milik sendiri dan selalu dinyatakan aman dalam pengawasan rutin Badan POM selama sepuluh tahun terakhir," ujar Wahyu.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)