Ilustrasi pemadaman listrik. (Anadolu Agency)
Badai Arktik Lumpuhkan Jaringan Listrik di Rusia, Ribuan Warga Terdampak
Willy Haryono • 26 January 2026 06:20
Moskow: Pemerintah Rusia menetapkan status darurat di wilayah Murmansk, Rusia barat laut, setelah kegagalan besar pada jaringan listrik utama membuat ribuan rumah tangga di kawasan Arktik terendam kegelapan. Krisis ini dipicu oleh badai musim dingin hebat yang merobohkan sejumlah menara transmisi listrik, sekaligus menyingkap kerentanan serius pada infrastruktur yang sudah menua.
Sejak Jumat, wilayah Murmansk dilanda cuaca ekstrem, termasuk salju basah dan angin kencang yang disertai badai. Kondisi tersebut menyebabkan penumpukan es dan embun beku berbahaya pada kabel listrik udara.
Dikutip dari Yeni Safak, Senin, 26 Januari 2026, beban kumulatif dari es dan tekanan angin akhirnya melampaui daya tahan jaringan yang sudah tua, sehingga lima menara listrik bertegangan tinggi di empat jalur transmisi berbeda roboh.
Gubernur Murmansk Andrey Chibis mengumumkan status darurat pada Minggu, dengan menyatakan bahwa “sifat kecelakaan yang berkepanjangan” menuntut penerapan tingkat respons regional tertinggi.
Upaya pemulihan dan bantuan bagi warga
Meski tim perbaikan bekerja tanpa henti, upaya pemulihan terhambat oleh cuaca buruk yang masih berlangsung, medan Arktik yang sulit, serta lokasi menara yang berada di lereng curam. Karena belum ada solusi cepat, pemerintah daerah membuka pusat-pusat penampungan sementara di Kota Murmansk untuk membantu warga terdampak.Kepala pusat regional Murmansk, Ivan Lebedev, mengatakan bahwa lokasi-lokasi tersebut menyediakan bantuan logistik dan kebutuhan pokok bagi warga yang harus menghadapi pemadaman listrik berkepanjangan.
Skala kegagalan ini mendorong penyelidikan pidana. Komite Investigasi Rusia membuka perkara dengan dugaan kelalaian. Temuan awal menyebutkan adanya pengabaian sistemik, termasuk fakta bahwa setidaknya dua dari jalur listrik yang roboh berusia sekitar 60 tahun dan telah lama direkomendasikan untuk diganti.
Insiden ini memunculkan pertanyaan serius mengenai perawatan dan modernisasi infrastruktur vital di wilayah Arktik Rusia yang terpencil namun strategis. Isu tersebut juga menjadi perhatian negara-negara yang memiliki kepentingan di kawasan Arktik, termasuk Türkiye, yang memantau perkembangan terkait stabilitas dan logistik di wilayah utara.
Baca juga: Isu Greenland Menguat, Putin Sebut Dunia Kini Berfokus ke Arktik