Keberkahan Spiritual untuk Semua Umat, Guru Vajradhara His Holiness Chamgon Kenting Taisitupa Pimpin Dharma Teaching di Indonesia

Guru Vajradhara His Holiness Chamgon Kenting Taisitupa menjalani rangkaian kegiatan Dharma Teaching & Empowerment di Indonesia (Foto:Metrotvnews.com/Duta Erlangga)

Keberkahan Spiritual untuk Semua Umat, Guru Vajradhara His Holiness Chamgon Kenting Taisitupa Pimpin Dharma Teaching di Indonesia

Duta Erlangga • 22 January 2026 10:38

Jakarta: Guru Vajradhara His Holiness Chamgon Kenting Taisitupa menjalani rangkaian kegiatan Dharma Teaching & Empowerment di Indonesia. Event berlangsung di dua lokasi, yaitu di Magelang, Jawa Tengah, pada 6-11 Januari 2026, dan di Jakarta pada 16–18 Januari 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) bersama Palpung Indonesia, serta diikuti ribuan umat Buddha dari dalam dan luar negeri.
 
Guru Vajradhara His Holiness Chamgon Kenting Taisitupa tiba di Indonesia pada Selasa, 6 Januari 2026. Kedatangannya didampingi Sekretaris Jenderal Majelis Palpung Indonesia, Karuna Murdaya. Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda internasional pengajaran Dharma yang bertujuan memberikan penguatan spiritual, kebijaksanaan, dan welas asih bagi umat Buddha dan masyarakat luas.
 
Sekjen Majelis Palpung Indonesia Karuna Murdaya menyampaikan bahwa Guru Vajradhara His Holiness Chamgon Kenting Taisitupa merupakan salah satu guru tertinggi dan paling senior dalam tradisi Buddhisme Tibet aliran Karma Kagyu. Kehadirannya di Indonesia untuk memberikan pengajaran Dharma dan pemberdayaan spiritual kepada umat Buddha, serta masyarakat luas.
 

 

(Foto:Metrotvnews.com/Duta Erlangga)

Rangkaian kegiatan Dharma Teaching & Empowerment diawali dengan kunjungan spiritual ke Candi Borobudur, Magelang, pada Rabu, 7 Januari 2026. Di situs warisan dunia tersebut, Guru Vajradhara His Holiness Chamgon Kenting Taisitupa memimpin Pradaksina, doa bersama, meditasi, serta pemberian berkah di area stupa. Kegiatan ini diikuti ratusan umat Buddha dari berbagai negara, termasuk Singapura, Malaysia, Australia, dan sejumlah negara Eropa.
 
Sekjen Majelis Palpung Indonesia Karuna Murdaya menjelaskan Borobudur dipilih karena memiliki makna spiritual mendalam sebagai salah satu pusat Buddhisme dunia. Pada hari pertama kegiatan di Magelang tercatat lebih dari 600 peserta hadir. Jumlah tersebut terus meningkat seiring berlanjutnya rangkaian Dharma Teaching.
 
Pada Kamis, 8 Januari 2026, Guru Vajradhara His Holiness Chamgon Kenting Taisitupa memimpin pemberkatan Graha Palpung Padmasambhava Monastery di Magelang. Prosesi pemberkatan diawali dengan Grand Invocation & Consecration Puja, dilanjutkan dengan rangkaian puja dan persembahan mandala. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI), Palpung Indonesia, serta umat Buddha dari berbagai daerah.


(Foto:Metrotvnews.com/Duta Erlangga)

Ketua Umum WALUBI Siti Hartati Murdaya menyampaikan rasa syukur atas kembalinya Guru Vajradhara His Holiness Chamgon Kenting Taisitupa ke Indonesia. Ia menilai kehadiran tokoh spiritual dunia tersebut membawa energi positif dan penguatan spiritual bagi umat Buddha di Tanah Air. Sementara itu, Ketua Majelis Palpung Indonesia Prajna Murdaya menegaskan bahwa Graha Palpung Padmasambhava diharapkan menjadi pusat pendidikan dan pengajaran Buddha Dharma yang berkesinambungan.
 
Dharma Teaching & Empowerment kemudian dilanjutkan pada Jumat, 9 Januari 2026, di Graha Palpung Padmasambhava Monastery, Magelang. Dalam sesi ini, Guru Vajradhara His Holiness Chamgon Kenting Taisitupa menyampaikan ajaran bertema “Wisdom for a Meaningful Life." Ajaran tersebut menekankan pentingnya mengenali potensi diri sebagai benih pencerahan, serta menumbuhkan kebijaksanaan dalam menghadapi tantangan kehidupan modern.

Rangkaian kegiatan di Magelang ditutup dengan Buddha Maitreya Empowerment pada Minggu, 11 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti umat Buddha dari 26 negara. Buddha Maitreya Empowerment menjadi agenda utama dalam kegiatan spiritual karena diyakini sebagai Buddha masa depan yang akan hadir setelah Buddha Gautama atau Sakyamuni Buddha, yang lahir sekitar 2.000 tahun lalu. Dalam ajaran Buddhisme, kemunculan Buddha Maitreya diperkirakan akan terjadi sekitar dua juta tahun mendatang.
Setelah rangkaian di Magelang, Dharma Teaching & Empowerment berlanjut di JIEXPO Convention Centre & Theatre, Jakarta, pada 16–18 Januari 2026. Kegiatan di Jakarta mengangkat tema “Loving Kindness and Compassion," dengan fokus utama pada ajaran cinta kasih dan welas asih.
 

Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Buddha Kementerian Agama (Kemenag) Supriyadi (Foto:Metrotvnews.com/Duta Erlangga)
 
Ketua Majelis Palpung Indonesia Prajna Murdaya menjelaskan bahwa rangkaian Dharma Teaching di Magelang dan Jakarta saling melengkapi. Kegiatan di Magelang menitikberatkan aspek kebijaksanaan, sementara di Jakarta menekankan implementasi welas asih dalam kehidupan sehari-hari.
 
Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama turut mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai memperkuat pembinaan umat Buddha serta hubungan persahabatan antarbangsa.


(Foto:Metrotvnews.com/Duta Erlangga)
 
Antusiasme umat Buddha mengikuti kegiatan ini cukup tinggi. Sekitar 5.000 peserta tercatat mendaftarkan diri untuk mengikuti Dharma Teaching dan pemberkatan. Selain ajaran spiritual, panitia juga menyampaikan rencana pengembangan kawasan Buddhis nasional, termasuk inisiatif revitalisasi kawasan Muaro Jambi sebagai pusat pembelajaran dan ziarah Buddhisme.


(Foto:Metrotvnews.com/Duta Erlangga)

Rangkaian kegiatan di Jakarta ditutup dengan Avalokiteshvara Empowerment & Mandala Offering pada Minggu, 18 Januari 2026. Pada kesempatan tersebut, Guru Vajradhara His Holiness Chamgon Kenting Taisitupa menegaskan bahwa welas asih dan kebijaksanaan merupakan dua unsur utama yang melahirkan pencerahan. Selain itu, juga dilaksanakan Taking Refuge yang berarti mengambil perlindungan kepada Buddha, Dhamma, dan Sangha, yang dikenal sebagai Tiratana.
 
Dengan berakhirnya rangkaian Dharma Teaching & Empowerment di Magelang dan Jakarta, WALUBI dan Palpung Indonesia berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan, serta berkembang menjadi agenda spiritual internasional yang membawa manfaat luas bagi umat Buddha dan masyarakat global.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Rosa Anggreati)