Pertamina Pangkas 139 Anak Usaha, Target 118 Tahun Ini

Gedung Pertamina. Foto: dok Pertamina.

Pertamina Pangkas 139 Anak Usaha, Target 118 Tahun Ini

Husen Miftahudin • 11 September 2026 17:43

Jakarta: Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) bersama Danantara Indonesia terus mendorong PT Pertamina (Persero) mempercepat proses penyederhanaan struktur perusahaan (streamlining). Pembenahan ini dilakukan untuk menciptakan struktur organisasi yang lebih efisien, transparan, dan responsif.

Langkah akselerasi ini dipaparkan dalam rapat evaluasi di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Kamis, 10 September 2026. Pertamina melaporkan telah memangkas total 139 anak usaha secara kumulatif, termasuk melakukan konsolidasi besar-besaran di sektor hulu menjadi hanya satu entitas guna memangkas birokrasi bisnis.

Pada tahun ini, Pertamina menargetkan perampingan sebanyak 118 entitas bisnis secara bertahap dari kuartal pertama hingga akhir tahun.

"Di awal tahun kita sudah langsung memangkas 27 perusahaan. Pada akhir kuartal dua kita mencapai 31 perusahaan yang di-streamline, dari target total paling besar 118 perusahaan. Kami melakukan catch up di kuartal tiga ini, dengan target mencapai total 48 perusahaan pada September," ungkap perwakilan manajemen Pertamina dalam paparan rapat tersebut.
 



Transformasi ID Food, Pangkas 26 Entitas Jadi 3 Perusahaan

(Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria. Foto: Metrotvnews.com/Fachri)
 

Dorong perubahan tata kelola dan budaya kerja


Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria mendukung penuh langkah restrukturisasi tersebut. Namun, Dony menegaskan streamlining tidak boleh berhenti pada pengurangan jumlah anak usaha semata, melainkan harus mengubah tata kelola serta budaya kerja di internal perusahaan.

"Proses streamlining dan transformasi di perusahaan BUMN ini memang kita lakukan secara fundamental dan terencana. Ekspektasi dari pemerintah terhadap kita sangat tinggi, sehingga kita tidak punya banyak waktu. Pilihannya hanya ikut dalam transformasi ini atau tidak sama sekali. Kita mesti menyelesaikan proses ini secepat mungkin dan sebaik mungkin," tegas Dony.

Melalui efisiensi yang terintegrasi ini, BP BUMN dan Danantara menargetkan Pertamina dapat lebih berfokus pada bisnis inti (core business) serta meningkatkan efektivitas operasional dalam mendukung ketahanan energi nasional.

(Husen Miftahudin)