Butuh Pinjaman Tanpa Agunan? Segini Skema KUR BNI 2026

Ilustrasi. Foto: Dok istimewa

Butuh Pinjaman Tanpa Agunan? Segini Skema KUR BNI 2026

Eko Nordiansyah • 12 May 2026 16:40

Jakarta: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) mendukung para pelaku usaha. Dengan adanya program KUR, BNI menawarkan pinjaman modal usaha dan investasi untuk mengembangkan bisnisnya.

Mengacu pada kebijakan terbaru, UMKM dapat memanfaatkan fasilitas KUR Mikro dengan plafon pinjaman mulai dari Rp10 juta hingga Rp100 juta dengan suku bunga rendah 6 persen maksimal per tahun.

Yang menjadi utama KUR ini ialah tidak adanya agunan tambahan, maka sangat memudahkan para pelaku usaha pemula yang ingin merambah ke sektor bisnis.

Lantas, berapa skema angsuran BNI 2026? Berikut tabel angsurannya

Tabel KUR BNI 2026

Berikut tabel angsuran KUR BNI dengan bunga efektif enam persen per tahun:

1. Pinjaman Rp10 juta

12 bulan: Rp860.664 per bulan.
24 bulan: Rp443.206 per bulan.
36 bulan: Rp304.219 per bulan.
48 bulan: Rp234.850 per bulan.
60 bulan: Rp193.328 per bulan.

2. Pinjaman Rp50 juta

12 bulan: Rp4.303.321 per bulan.
24 bulan: Rp2.216.031 per bulan.
36 bulan: Rp1.521.097 per bulan.
48 bulan: Rp1.174.251 per bulan.
60 bulan: Rp966.640 per bulan.

3. Pinjaman Rp100 juta

12 bulan: Rp8.606.643 per bulan.
24 bulan: Rp4.432.061 per bulan.
36 bulan: Rp3.042.194 per bulan.
48 bulan: Rp2.348.503 per bulan.
60 bulan: Rp1.933.280 per bulan.


(Ilustrasi. Foto: Dok MI)

Syarat KUR BNI 2026

Mengutip dari laman BNI, adapun syarat yang harus dipenuhi para calon debitur untuk melakukan pengajuan KUR BNI tanpa agunan, yaitu:
  • Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 21 tahun.
  • Usaha telah berjalan minimal selama enam bulan.
  • Tidak sedang menerima Kredit Produktif dan Kredit Program di luar KUR dari perbankan atau lembaga pembiayaan.
  • Tidak tercatat sebagai debitur macet atau bermasalah di SLIK Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  • KUR tetap dapat diajukan walau sedang menerima Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) untuk tujuan produktif atau kartu kredit asalkan dalam kondisi lancar.

Syarat dokumen KUR BNI 2026

Selain itu, calon debitur juga turut mempersiapkan dokumen agar proses pengajuan berjalan dengan lancar, yang harus dibawa antara lain:
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik/Surat Keterangan E-KTP dan Kartu Keluarga (KK).
  • Nomor Induk Berusaha (NIB), Surat Ijin Usaha (SIUP, TDP, SITU, HO) atau keterangan usaha dari kelurahan/kecamatan.
  • Fotokopi dokumen jaminan untuk kredit di atas Rp100 juta.
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk KUR maksimal plafond lebih dari Rp50 juta.

Cara pengajuan KUR BNI 2026

Terdapat dua metode untuk melakukan pengajuan KUR BNI, yaitu dengan cara:

1. Pengajuan secara daring

  • Akses situs eform.bni.co.id untuk pengajuan KUR BNI secara online.
  • Baca syarat dan ketentuan KUR, kemudian centang kotak persetujuan.
  • Klik “Lanjutkan” untuk melanjutkan proses pengajuan KUR.
  • Isi kolom yang tersedia dengan data pribadi dan informasi usaha.
  • Setelah mengisi data, tunggu pemberitahuan lebih lanjut dari BNI.
  • Pihak BNI akan mengunjungi lokasi usaha dan melakukan wawancara bisnis.
  • Tunggu proses pengajuan kredit dalam tiga hingga tujuh hari kerja.
  • Jika pengajuan disetujui, bank akan menghubungi Anda untuk tanda tangan perjanjian kredit.

2. Pengajuan ke kantor cabang

  • Siapkan dokumen yang dibutuhkan seperti KTP, KK, SKU/NIB serta dokumen usaha lainnya.
  • Datangi kantor cabang BNI sesuai domisili.
  • Isi formulir pengajuan kredit yang disediakan oleh pihak bank.
  • Ikuti proses verifikasi data serta wawancara sesuai prosedur yang berlaku.
  • Jika pengajuan disetujui, proses akan dilanjutkan ke penandatanganan akad dan pencairan dana. (Adrian Bachtiar)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)