Upaya Pemerintah Tekan Biaya Haji

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Foto: Antara.

Upaya Pemerintah Tekan Biaya Haji

Anggi Tondi Martaon • 7 January 2026 09:07

Jakarta: Pemerintah berupaya menekan biaya penyelenggaraan ibadah haji. Berbagai upaya terus dilakukan dilakukan agar biaya penyelenggaraan rukun Islam ke-5 itu semakin terjangkau bagi jemaah Indonesia. 

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo Subianto menargetkan biaya haji dapat ditekan semurah mungkin dengan berbagai skenario. "Kami tentunya memiliki target supaya bisa semurah mungkin, karena ujungnya adalah kita ingin mengurangi biaya naik haji bagi para jamaah kita dengan berbagai skenario dan berbagai cara," kata Prasetyo dikutip dari Antara, Rabu, 7 Januari 2026.

Salah satu langkah strategis yang disiapkan, yaitu dengan membangun Kampung Haji yang dikelola secara mandiri oleh Indonesia. "Kemudian juga kita sedang bernegosiasi untuk menambah flight (penerbangan) supaya waktu tunggu itu menjadi tidak terlalu panjang,” ujar Prasetyo.

Saat ini,  rata-rata masa tinggal jamaah haji Indonesia di Arab Saudi mencapai sekitar 41 hari. Pemerintah menargetkan durasi tersebut dapat dipangkas mendekati masa tinggal jamaah haji Malaysia yang berkisar 31 hari.

Menurut Prasetyo, pengurangan masa tinggal itu dapat berdampak signifikan terhadap efisiensi biaya haji yang akan ditanggung oleh calon peserta.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama Bidang Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menjelaskan Kampung Haji rencananya akan berlokasi di kawasan Thakher, Makkah. Dia menyebutkan pengelolaan hotel di kawasan tersebut berada di bawah Danantara, sementara pihaknya bertindak sebagai pengguna fasilitas.

Meski demikian, terkait pemanfaatannya, Irfan memastikan Kampung Haji belum dapat digunakan pada musim haji 2026.

“Kemungkinan baru bisa dimanfaatkan pada 2027,” ungkap Irfan.

Ilustrasi ibadah haji. Foto: Dok. Kemenag.

Dia juga menuturkan sampai dengan saat ini, belum ada perubahan skema kedatangan jamaah, sehingga tetap melalui Madinah dan Jeddah.

Sementara itu, CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan pembangunan Kampung Haji rencananya akan dimulai pada kuartal IV 2026. Untuk musim haji tahun ini, sejumlah aset yang telah dibeli masih dalam tahap survei oleh Kementerian Haji dan Umroh. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)