KN (23) seorang wanita yang mengaku sebagai pramugari maskapai penerbangan Batik Air viral di media sosial. Dokumentasi/Istimewa
Menyamar Jadi Pramugari, Wanita Asal Palembang Diamankan di Bandara Soetta
Hendrik Simorangkir • 8 January 2026 17:40
Tangerang: Seorang wanita berinisial KN, 23, mengaku sebagai pramugari maskapai penerbangan Batik Air viral di media sosial. KN merupakan penumpang yang memakai seragam lengkap pramugari dalam penerbangan pesawat Batik Air ID 7058 rute Palembang-Jakarta pukul 18.20 WIB pada Selasa, 6 Januari 2026.
Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono mengatakan, KN telah diamankan di Polresta Bandara Soekarno-Hatta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil dari pemeriksaan, wanita tersebut sengaja menggunakan seragam maskapai karena mengaku kepada keluarganya jika dirinya bekerja sebagai pramugari Batik Air.
"Dia ini merantau dari Palembang ke Jakarta minta izin ke keluarga untuk kerja sebagai pramugari, tapi itu semua tidak benar karena dia telah gagal seleksi," ujar Yandri, Kamis, 8 Januari 2026.
Saat keberangkatan, wanita asal Palembang tersebut sempat melewati jalur cepat (fast track) yang diperuntukkan bagi awak kabin yang akan bertugas. Namun, pramugari Batik Air mencurigai perbedaan seragam yang dikenakannya, sehingga kasus tersebut dilaporkan kepada petugas Avsec Bandara Soekarno-Hatta untuk pengamanan.
"Dia mendapatkan seragam itu beli di online. Perbedaannya terlihat beda corak di celananya," kata Yandri.

KN (23) seorang wanita yang mengaku sebagai pramugari maskapai penerbangan Batik Air viral di media sosial. Dokumentasi/Istimewa
Terkait motif penggunaan seragam pramugari tersebut, Yandri menambahkan bahwa hal itu didasari pengakuan awal KN kepada keluarganya yang mengaku bekerja sebagai pramugari. Aksi nekat tersebut dilakukan untuk menutupi kebohongannya.
"Motifnya hanya karena malu kepada keluarga. Pada saat kejadian itu, penerbangannya sudah tinggal sebentar lagi, sehingga dia tidak sempat ganti seragam dan tetap mengenakannya di pesawat untuk kembali ke Jakarta. Dan saat ini yang bersangkutan sudah mengakui, meminta permohonan maaf dan dikembalikan ke pihak keluarga," ungkap Yandri.