OPEC Naikkan Kinerja Pertumbuhan Ekspor Minyak pada 2023

Ilustrasi kilang minyak. Foto: Unsplash.

OPEC Naikkan Kinerja Pertumbuhan Ekspor Minyak pada 2023

Arif Wicaksono • 14 June 2023 12:12

Wina: Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) menaikkan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak Tiongkok pada 2023 karena kinerja ekonomi Tiongkok yang lebih baik dari perkiraan. Meskipun proyeksi total permintaan global tahun ini tidak berubah.

Dalam laporan bulanannya untuk Juni, OPEC memperkirakan permintaan minyak Tiongkok pada 2023 meningkat 840 ribu barel per hari (bpd) menjadi 15,7 juta bpd. Perkiraan organisasi bulan lalu menempatkan pertumbuhan permintaan minyak Tiongkok pada 800 ribu barel per hari tahun ini.

"Di luar ekspektasi, permintaan minyak di Tiongkok membukukan pertumbuhan tahun-ke-tahun sebesar tiga juta barel per hari di April, menyusul pertumbuhan tahun-ke-tahun yang sehat sebesar 1,4 juta barel per hari di Maret," kata laporan itu, dikutip dari Xinhua, Selasa, 14 Juni 2023.

OPEC membiarkan perkiraan permintaan minyak global tahun ini tetap stabil, memprediksi pertumbuhan tahun-ke-tahun sebesar 2,3 juta barel per hari.

Organisasi mencatat penyesuaian kecil ke bawah yang dibuat untuk permintaan minyak dari negara-negara Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD), mengutip kinerja yang lemah pada kuartal kedua. OPEC juga mempertahankan perkiraan pertumbuhan ekonomi global sebesar 2,6 persen pada 2023 tidak berubah.

OPEC dan sekutunya, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, mengumumkan pada 4 Juni, mereka akan memperdalam pengurangan produksi sepanjang 2024 dengan memangkas 1,393 juta barel produksi minyak mentah setiap hari. Sembilan anggota OPEC+ juga akan memperpanjang pemotongan produksi sukarela yang ada sepanjang 2024.

Namun, pengumuman baru-baru ini dari OPEC+ belum memberikan dukungan berkelanjutan untuk harga minyak, dengan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun di bawah USD70 per barel di tengah kekhawatiran atas prospek dan permintaan ekonomi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arif Wicaksono)