Warga menyerahkan 2 buah granat aktif ke Makorem 161 Wirasakti Kupang. (MGN/Ferdinandus Rabu)
Warga Kupang NTT Serahkan Temuan Granat Sisa Perang Timor-Timur ke TNI
Ferdinandus Rabu • 8 August 2024 14:07
Kupang: Sebanyak 2 unit granat yang masih aktif diserahkan oleh warga di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Dua buah granat aktif ini merupakan bekas perang Timor-Timur, dan sudah sangat tua, sehingga dikhawatirkan akan meledak dan berdampak fatal jika tidak segera diamankan.
Warga Kelurahan Naibonat, Kabupaten Kupang, NTT menyerahkan 2 buah granat aktif ke Makorem 161 Wirasakti Kupang, untuk segera diamankan.
Penyerahan 2 buah granat aktif ini diterima langsung oleh Komandan Korem 161 Wirasakti Kupang, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes, di Aula Makorem Kupang.
Tampak 2 buah granat ini dibalut dengan selotip tebal dan disimpan di dalam peti dengan beralaskan pasir untuk mencegah terjadi gesekan yang dapat berakibat ledakan besar.
| Baca juga: Densus Imbau Masyarakat Lapor Bila Ada Penyebaran Propaganda Terorisme di Medsos |
"2 buah granat ini buatan Korea. Bekas perang Timor-Timur, dan sudah sangat tua, sehingga dikhawatirkan bisa meledak kapan saja, dan berdampak fatal jika tidak segera diamankan," ucap Danrem 161 Wirasakti Kupang, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes, Kamis, 8 Agustus 2024.
Danrem Wirasakti pun mengapresiasi kesadaran warga yang mau mengembalikan senjata bekas perang ke Korem Wirasakti Kupang. Sejauh ini, senjata api yang telah dikembalikan warga sebanyak 275 pucuk, termasuk juga granat maupun mortir. Selanjutnya, dua buah granat ini akan disimpan di gudang senjata Makorem, dan akan segera dimusnahkan.
Danrem Wirasakti pun mengimbau warga yang masih menyimpan senjata bekas perang, baik itu senjata organik, maupun senjata rakitan ataupun granat dan mortir dapat segera menyerahkan ke kodim atau korem, untuk memberikan rasa aman bagi warga.