Petugas ICE Tembak dan Lukai Satu Orang di Texas

Seorang petugas ICE menembak dan melukai satu orang di North Austin, Texas. (Anadolu Agency)

Petugas ICE Tembak dan Lukai Satu Orang di Texas

Muhammad Reyhansyah • 21 September 2026 10:06

Texas: Seorang petugas Badan Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE) menembak dan melukai satu orang di North Austin, Texas, Minggu, 20 September 2026 waktu setempat. 

Identitas dan kondisi korban belum diumumkan pihak berwenang.

Stasiun televisi lokal KVUE News melaporkan penembakan terjadi di kawasan 7000 blok West Anderson Lane, dekat US Route 183. Petugas darurat kemudian membawa korban ke rumah sakit.

Anggota Dewan Kota Austin Mike Siegel mengatakan korban ditembak di bagian punggung berdasarkan informasi yang diterimanya dari kepolisian setempat.

Pihak berwenang belum mengungkap identitas, kewarganegaraan, maupun kondisi medis korban.

Perwakilan Texas di Kongres AS Greg Casar menyerukan penyelidikan independen atas insiden tersebut. Ia juga meminta rekaman kamera tubuh petugas dipublikasikan dan meminta pertanggungjawaban jika ada petugas yang terbukti melanggar hukum.

"Horor telah datang ke kota kami: ICE menembak seseorang di Austin pagi ini," tulis Casar melalui platform media sosial X, dikutip dari Anadolu.

Anggota Kongres AS Joaquin Castro juga mengkritik insiden tersebut. Ia menuding kebijakan Presiden AS Donald Trump telah meningkatkan kehadiran petugas ICE di jalan-jalan dan membahayakan masyarakat.

Castro turut menyerukan agar rekaman kamera tubuh segera dirilis dan meminta pertanggungjawaban penuh atas insiden tersebut.

Penembakan ini terjadi setelah sejumlah insiden fatal yang melibatkan personel ICE sejak awal 2025, ketika pemerintahan Trump meningkatkan penegakan hukum imigrasi di berbagai wilayah AS.

Januari tahun ini, petugas federal menembak mati dua warga negara AS, Renee Good dan Alex Pretti, di Minneapolis. Insiden tersebut memicu aksi protes di sejumlah wilayah Amerika Serikat.

Insiden fatal lain yang melibatkan petugas federal terjadi dalam pemberhentian kendaraan dan operasi penegakan hukum di Franklin Park, Illinois, pada September 2025, serta Houston, Texas, dan Biddeford, Maine, Juli lalu.

Baca juga: ICE Hentikan Praktik Penghentian Kendaraan Imigran usai Dua Penembakan Fatal

(Willy Haryono)