BNPB Pastikan Kebutuhan Pemkab Solok Tangani Dampak Banjir Banjang Terpenuhi

Penampakan kompleks perkantoran bupati Solok di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat pascabencana banjir bandang. ANTARA/HO-Diskominfo Solok

BNPB Pastikan Kebutuhan Pemkab Solok Tangani Dampak Banjir Banjang Terpenuhi

Lukman Diah Sari • 24 September 2026 06:22

Solok: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan kesiapannya dalam membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Sumatra Barat, guna memenuhi kebutuhan penanganan dampak banjir bandang di kawasan Arosuka.

"Kami dari BNPB akan berusaha semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan Pemerintah Kabupaten Solok untuk penanggulangan bencana banjir bandang, khususnya di Arosuka," tegas Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian usai rapat koordinasi di Posko Utama Penanggulangan Bencana Kabupaten Solok, Rabu malam, 23 September 2026, melansir Antara.


Sekretaris Utama BNPB Dr. Rustian saat mengunjungi korban terdampak bencana banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. ANTARA/HO-Diskominfo Solok

Rustian menekankan perlunya sinergi seluruh pihak dengan memprioritaskan kebutuhan masyarakat terdampak agar proses penanganan di lapangan dapat berjalan optimal dan terpadu.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Solok Khairul melaporkan bahwa banjir bandang ini telah merenggut satu korban jiwa, sementara satu orang lainnya masih dalam pencarian. Bencana tersebut juga mengakibatkan 4 orang luka-luka dan memaksa 474 warga mengungsi.

Terkait kerugian material dan infrastruktur, BPBD Kabupaten Solok masih terus melakukan pendataan validasi bersama unsur terkait. Berdasarkan data sementara, kerusakan fisik yang ditimbulkan mencakup:
  • Rumah Warga: 19 unit rusak berat, 16 unit rusak sedang, dan 52 unit rusak ringan.
  • Fasilitas Publik: 10 kantor dinas pemerintahan terdampak dan 1 fasilitas ibadah rusak ringan.
Bupati Solok Jon Firman Pandu menyatakan dukungan dari pemerintah pusat sangat krusial untuk mempercepat pemulihan kawasan terdampak.

"Kita terus berupaya memastikan keselamatan dan kebutuhan masyarakat menjadi prioritas utama. Melalui koordinasi bersama BNPB, kita berharap penanganan bencana dapat berjalan cepat dan terpadu," ujar Jon.

Pemkab Solok bersama BNPB dan instansi terkait terus berfokus pada pemantauan kondisi darurat, pencarian korban hilang, serta pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi di masa tanggap darurat pascabencana.

(Lukman Diah Sari)