Tampilan web polling logo HUT ke-81 RI. Foto: logohutri.istanapresiden.go.id.
Masyarakat Bisa Pilih Logo HUT RI, Begini Caranya
M Ilham Ramadhan Avisena • 25 June 2026 11:48
Jakarta: Masyarakat kini memiliki kesempatan menentukan langsung logo resmi HUT ke-81 Republik Indonesia. Untuk pertama kalinya, pemerintah membuka ruang partisipasi publik dalam pemilihan identitas visual perayaan kemerdekaan melalui mekanisme polling nasional.
Pemungutan suara dilakukan secara daring melalui situs resmi Logo HUT RI yang dikelola Istana Presiden mulai 24 hingga 28 Juni 2026. Melalui kanal tersebut, masyarakat dapat memilih satu dari lima desain logo terbaik yang telah lolos proses kurasi dan seleksi profesional.
Pada laman tersebut, tersedia lima logo yang bisa dipilih masyarakat. Pada masing-masing logo, terdapat keterangan pembuat logo dan rincian logo.
Setelah itu, masyarakat melakukan verifikasi melalui surel. Hal itu harus dilakukan agar pilihan valid dalam pemilihan logo resmi.
Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, lima desain yang dipilih masyarakat merupakan hasil penyaringan dari sayembara nasional yang diikuti 124 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dari ratusan karya yang masuk, tim kurator menetapkan lima desainer finalis terbaik untuk masuk tahap pemungutan suara publik.

Ilustrasi kemerdekaan. Foto: Medcom.id.
Menurut Teuku, logo HUT RI bukan sekadar unsur grafis yang digunakan dalam berbagai kegiatan peringatan kemerdekaan. Logo tersebut merupakan simbol kebangsaan yang hadir di ruang publik dan menjadi representasi identitas bersama seluruh rakyat Indonesia.
Karena itu, pemerintah memandang penting keterlibatan masyarakat dalam menentukan desain yang akan digunakan secara nasional. Partisipasi publik dinilai dapat memperkuat rasa memiliki terhadap simbol negara sekaligus menjadikan logo terpilih benar-benar mewakili aspirasi masyarakat.
"Keterlibatan publik ini penting sebagai ruang partisipasi nasional yang akan membangun rasa memiliki, sehingga logo terpilih nanti benar-benar menjadi simbol kebanggaan seluruh rakyat Indonesia," kata Teuku.
Dalam proses seleksi, Kementerian Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) untuk memastikan kualitas desain yang masuk memenuhi standar profesional. Penilaian tidak hanya mempertimbangkan aspek visual, tetapi juga kekuatan narasi dan relevansinya dengan semangat kebangsaan yang ingin disampaikan.
Melalui mekanisme ini, masyarakat tidak hanya menjadi pengguna logo HUT RI, tetapi juga ikut menentukan simbol yang akan mewarnai peringatan kemerdekaan Indonesia ke-81. Pemerintah pun mengajak publik memanfaatkan hak pilihnya selama periode polling untuk menentukan logo yang dianggap paling merepresentasikan semangat Indonesia ke depan.