Universiti Sains Malaysia (USM) meraih peringkat 5 dunia THE Sustainability Impact Rankings 2026. Foto: Marup
5 Besar THE Sustainability Impact Rankings 2026, Kemisikinan Isu Riset Kolaborasi USM-Indonesia
Muhamad Marup • 24 June 2026 23:45
Jakarta: Universiti Sains Malaysia (USM) mencatatkan prestasi dengan menembus peringkat lima besar dunia dalam Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Rankings 2026. USM juga rutin menggelar riset dengan kampus-kampus di Indonesia salah satunya terkait pengentasan kemiskinan.
"Salah satu isu kolaborasi kami dengan Indonesia adalah pengentasan kemiskinan," ujar Direktur University Sustainability Office USM, Normaliza Abdul Manaf, dalam acara Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026, di Jakarta, Selasa, 23 Juni 2026.
Ia mengungkapkan bahwa USM mengalami lonjakan signifikan dari peringkat ke-14 pada tahun 2025 menjadi peringkat ke-5 dunia pada tahun ini. Penilaian tersebut mencakup total 1.603 perguruan tinggi dari berbagai belahan dunia.
"USM berhasil menempatkan diri di peringkat top 5. Isu keberlanjutan sebenarnya bukan hal baru bagi kami, karena agenda ini sudah dimulai sejak tahun 2001," jelasnya.
Dominasi Global SDG 17
Selain masuk dalam jajaran lima besar secara keseluruhan, USM juga mempertahankan posisinya di peringkat pertama dunia untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 17, yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnership for the Goals).Normaliza menjelaskan bahwa keberhasilan ini didorong oleh komitmen kuat dalam berbagi pengetahuan, transparansi pelaporan kemajuan SDGs, serta integrasi prinsip pembangunan berkelanjutan ke dalam pilar pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
"Keberlanjutan juga mencakup aspek sosial. Di USM, bantuan kepada masyarakat menjadi prioritas utama, seperti membantu kelompok rentan keluar dari kemiskinan melalui proyek yang menghasilkan pendapatan," katanya.
.jpeg)
Direktur University Sustainability Office USM, Normaliza Abdul Manaf (kanan), dalam acara Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026, di Jakarta, Selasa, 23 Juni 2026.
Sementara itu, Chief Marketing Officer (CMO) Education Malaysia Global Services (EMGS), Shahrill Sabarudin, memberikan apresiasi tinggi. Ia mencatat ada dua universitas Malaysia yang masuk 10 besar dunia, yakni USM (peringkat 5) dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) di peringkat ke-7.
"Ini membuktikan perguruan tinggi Malaysia mampu menjawab masalah global seperti akses dan kolaborasi. USM menjadi nomor satu dunia pada pilar ke-17 yang secara khusus membahas kemitraan," ucapnya.
Pameran Pendidikan Malaysia
Shahrill menegaskan bahwa prestasi ini memperkuat posisi Malaysia sebagai destinasi studi utama bagi pelajar Indonesia melalui konsep '3T':- Terakui: Kualitas pendidikan diakui secara global melalui peringkat QS dan THE.
- Terjangkau: Biaya pendidikan dan biaya hidup yang kompetitif serta jarak yang dekat.
- Tetangga: Kedekatan budaya dan geografis di kawasan Nusantara yang memudahkan kolaborasi.
"Acara ini gratis, sehingga mahasiswa yang ingin mencari program studi dapat hadir pada tanggal tersebut," tuturnya.