Pelaku Tawuran dan Perang Sarung di Cianjur Ditindak Tegas

Para pelaku tawuran di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terekam kamera CCTV warga membawa sejumlah senjata tajam, Minggu, 22 Februari 2026.ANTARA/istimewa.

Pelaku Tawuran dan Perang Sarung di Cianjur Ditindak Tegas

Silvana Febiari • 23 February 2026 08:57

Cianjur: Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat, melakukan tindakan tegas terukur bagi para pelaku tawuran dan perang sarung bersenjata tajam. Langkah ini diambil untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama menjalani ibadah puasa.

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan dalam dua hari terakhir jajarannya telah mengamankan sekitar 12 remaja terduga pelaku tawuran. Mereka masih memburu beberapa pelaku lain.

"Berbagai upaya pencegahan dilakukan agar aksi tawuran pada bulan puasa tidak terjadi, kami menurunkan puluhan personel termasuk tim patroli ke sejumlah wilayah rawan tawuran dan tindak pidana lainnya di Cianjur," katanya, dilansir dari Antara, Senin, 23 Februari 2026. 
 


Petugas menemukan sejumlah senjata tajam yang digunakan para pelaku saat tawuran. Proses hukum telah dijalankan, sementara beberapa pelaku lain yang identitasnya sudah dikantongi masih dalam pengejaran petugas.

Tim patroli mengimbau dan membubarkan kerumunan anak muda atau remaja yang masih berkeliaran malam hingga dini hari. Mereka meminta orang tua meningkatkan pengawasan agar hal-hal yang tidak diinginkan selama bulan puasa dapat dihindari.

Petugas dapat melakukan tindakan tegas terukur ketika mendapati pelaku aksi tawuran membawa senjata tajam dan dapat mengancam keselamatan warga atau petugas.  

"Tindakan tegas terukur akan kami lakukan kalau para pelaku aksi tawuran membawa senjata tajam yang dapat mengancam keselamatan anggota dan masyarakat," ujarnya. 


Para pelaku tawuran di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terekam kamera CCTV warga membawa sejumlah senjata tajam, Minggu, 22 Februari 2026.ANTARA/istimewa.


Seiring tingginya laporan aksi tawuran dan perang sarung di sejumlah wilayah Cianjur pada awal puasa, polisi meningkatkan patroli gabungan untuk menyisir lokasi-lokasi yang kerap dijadikan tempat tawuran pada malam hingga dini hari. Patroli siber juga dilakukan di berbagai media sosial yang kerap digunakan untuk membuat janji sebelum melakukan aksi kekerasan jalanan.

"Ketika ditemukan di media sosial, petugas langsung melakukan berbagai langkah agar selama puasa berjalan aman dan lancar, tanpa ada penyakit masyarakat termasuk tawuran dan perang sarung,” ungkapnya. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)