Ilustrasi. Foto: Freepik.com.
Sering Sembelit Saat Puasa? Ahli Gizi Ungkap Penyebabnya
Fachri Audhia Hafiez • 19 February 2026 15:27
Jakarta: Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes., memperingatkan masyarakat mengenai risiko gangguan pencernaan, terutama sembelit, akibat rendahnya asupan serat selama menjalankan ibadah puasa. Perubahan pola makan yang cenderung mengesampingkan sayur dan buah sering kali membuat kebutuhan serat harian tidak tercukupi.
"Yang paling sering terjadi saat asupan serat kurang itu sembelit. Banyak orang puasa mengalami sembelit dan perut tidak nyaman karena seratnya tidak cukup," kata Rita kepada ANTARA, Rabu, 18 Februari 2026.
Rita menjelaskan, rendahnya asupan serat menyebabkan pergerakan usus melambat. Kondisi ini membuat proses buang air besar (BAB) menjadi tidak lancar dan menimbulkan rasa begah pada perut. Jika dibiarkan dalam jangka panjang, masalah ini dapat berkembang menjadi gangguan kesehatan yang lebih serius.
"Kesehatan mikrobiota usus juga berkaitan dengan kesehatan mental. Jadi kalau asupan serat kurang, efeknya tidak hanya ke pencernaan, tapi bisa berdampak lebih luas," ujar dosen Universitas Faletehan Serang tersebut.

Aneka buah dan sayur segar yang kaya serat. Foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari.
Menurutnya, sembelit yang berkepanjangan dapat memicu peradangan pada saluran cerna hingga meningkatkan risiko hemoroid atau ambeien. Selain itu, kekurangan serat juga berdampak pada masalah metabolik karena kontrol penyerapan zat gizi menjadi tidak optimal, yang berujung pada kenaikan kadar gula dan lemak dalam darah.
Lebih lanjut, Rita menekankan bahwa serat adalah asupan utama bagi bakteri baik (mikrobiota) di dalam usus. Kurangnya serat akan menurunkan jumlah dan keragaman bakteri tersebut, yang pada akhirnya memengaruhi kondisi kesehatan secara menyeluruh.
Untuk mencegah risiko tersebut, ia mengimbau masyarakat untuk memastikan adanya sumber serat seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, serta biji-bijian dalam menu sahur dan berbuka puasa. Hal ini penting dilakukan agar fungsi pencernaan tetap terjaga dan ibadah puasa dapat berjalan dengan nyaman.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com