Trump Undang Lebih Banyak Pemimpin untuk Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza

Presiden AS Donald Trump. (Anadolu Agency)

Trump Undang Lebih Banyak Pemimpin untuk Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza

Willy Haryono • 18 January 2026 16:00

Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengundang lebih banyak pemimpin dunia untuk bergabung dalam badan yang ia sebut Dewan Perdamaian (Board of Peace) bagi Gaza pascaperang. Para pemimpin Mesir, Turki, Argentina, dan Kanada disebut telah diminta untuk ikut serta.

Pengumuman dari para pemimpin negara tersebut menyusul penunjukan sejumlah tokoh oleh Trump sebelumnya, termasuk Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, serta perunding senior Jared Kushner dan Steve Witkoff.

Dikutip dari India Today, Minggu, 18 Januari 2026, Trump telah menyatakan dirinya sebagai ketua badan tersebut, sembari mempromosikan visi pembangunan ekonomi yang menuai kontroversi bagi wilayah Palestina yang hancur akibat lebih dari dua tahun serangan Israel.

Langkah ini muncul setelah sebuah komite teknokrat Palestina yang diproyeksikan untuk mengelola Gaza menggelar pertemuan perdana di Kairo. Pertemuan itu dihadiri Kushner, menantu Trump, yang selama berbulan-bulan bekerja bersama Witkoff dalam isu Gaza.

Di Kanada, seorang ajudan senior Perdana Menteri Mark Carney mengatakan pihaknya berniat menerima undangan Trump. Di Turki, juru bicara Presiden Recep Tayyip Erdogan menyebut Erdogan diminta menjadi “anggota pendiri” dewan tersebut. Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty mengatakan Kairo masih “mempelajari” permintaan agar Presiden Abdel Fattah al-Sisi bergabung.

Sambil membagikan gambar surat undangan, Presiden Argentina Javier Milei menulis di platform X bahwa akan menjadi “sebuah kehormatan” untuk berpartisipasi dalam inisiatif tersebut.

Dalam pernyataan tertulis, Blair menyampaikan terima kasih kepada Trump atas kepemimpinannya dalam membentuk Board of Peace dan menyatakan kehormatannya ditunjuk sebagai anggota Dewan Eksekutif. Blair merupakan figur kontroversial di Timur Tengah karena perannya dalam invasi Irak pada 2003. Trump sendiri tahun lalu mengatakan ingin memastikan Blair merupakan “pilihan yang dapat diterima oleh semua pihak."

Setelah meninggalkan Downing Street pada 2007, Blair selama bertahun-tahun berfokus pada isu Israel–Palestina sebagai perwakilan Middle East Quartet, yang terdiri dari United Nations, European Union, Amerika Serikat, dan Rusia.

Dewan Perdamaian Gaza

Gedung Putih menyatakan Board of Peace akan menangani isu-isu seperti penguatan kapasitas tata kelola, hubungan regional, rekonstruksi, penarikan investasi, pembiayaan berskala besar, serta mobilisasi modal.

Anggota lain dewan yang telah diumumkan meliputi Presiden World Bank Ajay Banga, miliarder finansial AS Marc Rowan, serta Robert Gabriel.

Trump juga membentuk “Dewan Eksekutif Gaza” kedua yang tampaknya berperan lebih sebagai badan penasihat. Belum jelas pemimpin dunia mana yang diminta bergabung di masing-masing dewan. Gedung Putih menyatakan akan mengumumkan anggota tambahan dalam waktu dekat.

Washington mengatakan rencana Gaza telah memasuki fase kedua dari implementasi gencatan senjata menuju pelucutan senjata Hamas. Jumat lalu, Trump menunjuk Mayor Jenderal AS Jasper Jeffers untuk memimpin International Stabilization Force, yang bertugas menyediakan keamanan di Gaza dan melatih kepolisian baru untuk menggantikan Hamas.

Jeffers, dari satuan operasi khusus US Central Command (CENTCOM), pada akhir 2024 ditugaskan memantau gencatan senjata antara Lebanon dan Israel. Sementara itu, tokoh asal Gaza dan mantan wakil menteri Otoritas Palestina Ali Shaath sebelumnya ditunjuk memimpin komite pemerintahan.

Trump, seorang pengembang properti, sebelumnya sempat melontarkan gagasan mengubah Gaza yang hancur menjadi kawasan bergaya Riviera, meski kemudian menarik diri dari seruan pemindahan paksa penduduk.

Baca juga:  Gedung Putih Umumkan Nama-Nama Eksekutif Dewan Perdamaian Gaza

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)