Mimika Segera Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pemkab Siapkan Videotron

Trofi Piala Dunia. Foto FIFA

Mimika Segera Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pemkab Siapkan Videotron

Lukman Diah Sari • 21 June 2026 22:13

Timika: Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, akan menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 bagi masyarakat. Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan pihaknya telah menerima surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri mengimbau kepada Bupati dan Wali Kota untuk memfasilitasi pelaksanaan nobar Piala Dunia bagi masyarakat.

"Ada surat dari Mendagri yang disampaikan kepada seluruh bupati dan wali kota untuk melaksanakan nonton bareng pertandingan FIFA. Tujuannya membangun kebersamaan bersama masyarakat sekaligus menghidupkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM),” ujar Johannes, melansir Antara, Minggu, 21 Juni 2026.

Persiapan pelaksanaan nobar saat ini sedang dikoordinasikan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Mimika, di antaranya Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Dinas Koperasi dan UMKM. Pemkab Mimika juga memastikan seluruh fasilitas videotron di Kota Timika untuk menayangkan pertandingan Piala Dunia 2026.

Untuk menambah kemeriahan, laga semifinal hingga final direncanakan dipusatkan di lokasi tertentu agar masyarakat dapat menyaksikan pertandingan bersama dalam suasana yang lebih meriah. Johannes menyebut, nobar pertandingan final direncanakan digelar di dalam Gedung Graha Eme Neme Yauware dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

“Final akan diputar di dalam Gedung Eme Neme Yauware. Kami juga akan mengundang berbagai elemen masyarakat untuk hadir bersama,” ungkap dia. 
Bupati Mimika Johannes Rettob.ANTARA/Marselinus Nara

Meski demikian, Pemkab Mimika masih mempertimbangkan sejumlah kendala teknis, terutama terkait jadwal pertandingan yang sebagian berlangsung pada pagi hingga siang hari waktu Papua, dan bertepatan dengan jam kerja masyarakat.

"Niatnya baik, tetapi kami juga harus mempertimbangkan aktivitas masyarakat,” kata dia.

Karena itu, pemerintah daerah masih mematangkan skema pelaksanaan, termasuk penentuan titik lokasi nobar yang strategis, agar tujuan membangun kebersamaan sekaligus memberdayakan UMKM dapat tercapai secara optimal. 

“Kami akan segera menyampaikan jadwal dan undangan resmi kepada masyarakat,” ujarnya. 

(Lukman Diah Sari)