Miras Oplosan Gingseng Tewaskan Lima Orang di Jepara, Polisi Selidiki

?Lokasi warung miras yang membuat lima warga tewas. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani

Miras Oplosan Gingseng Tewaskan Lima Orang di Jepara, Polisi Selidiki

Rhobi Shani • 10 February 2026 22:43

Jepara: Sebanyak lima orang tewas diduga akibat menenggak minuman keras (miras) oplosan jenis gingseng di sebuah warung karaoke di Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Para korban dilaporkan meninggal dunia secara beruntun sejak Minggu, 8 Februari 2026.

Pantauan di lokasi pada Selasa, 10 Februari 2026, garis polisi masih terpasang di area warung karaoke tersebut. Di sekitar lokasi juga tampak sejumlah botol minuman keras dari berbagai merek dalam kondisi kosong.

Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini, jajaran Polres Jepara masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti insiden miras oplosan tersebut.

"Ya dalam penyelidikan," kata Hadi melalui pesan singkat, Selasa, 10 Februari 2026.

?Lokasi warung miras yang membuat lima warga tewas. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani 

Sementara itu, seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya menuturkan, kelima korban mengonsumsi miras oplosan pada Minggu siang. Namun, mereka tidak datang secara bersamaan ke warung karaoke tersebut.

"Mereka itu minum satu persatu bukan dalam satu kelompok yang minum bareng. Jadi satu datang minum segelas terus pulang dan bergantian dengan yang lainnya," ungkap warga tersebut, Selasa, 10 Februari 2026.

Menurutnya, korban pertama meninggal dunia pada Minggu malam sekitar pukul 19.00 WIB. Korban merupakan seorang laki-laki asal Desa Bulungan, Kecamatan Pakis Aji.

"Yang pertama itu meninggal pada Minggu sekitar jam 7 malam," ujar warga.

Pada hari berikutnya, tiga korban lainnya dilaporkan meninggal dunia. Mereka masing-masing berasal dari Desa Suwawal Timur dan Desa Demeling, Kecamatan Mlonggo.

"Saya dapat info kalau ada yang meninggal pas di rumah. Badannya kaku. Ada juga yang meninggal di rumah sakit," beber warga.

Sementara satu korban lainnya, warga Desa Demeling, Kecamatan Pakis Aji, meninggal dunia pada Selasa pagi.

"Yang (korban) Demeling baru meninggal hari ini," ungkap warga.

Warga tersebut juga menyebut masih ada satu orang yang dikabarkan kritis dan menjalani perawatan di salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Jepara. Namun, ia belum mengetahui secara pasti apakah terdapat korban lain dalam peristiwa tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)