Proyek pembangunan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahap II. Foto: dok PTPP.
Proyek Pembangunan Infrastruktur Dukung Pengembangan SDM Nasional
Husen Miftahudin • 13 February 2026 10:54
Jakarta: Proyek pembangunan infrastruktur diharapkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kehadiran fasilitas pendidikan yang modern dan representatif akan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, memperluas akses pendidikan tinggi, serta mendukung lahirnya sumber daya manusia unggul.
Aktivitas pembangunan dan operasional kawasan juga memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekosistem usaha di sekitar kampus.
Ini telah dilakukan PT PP (Persero) Tbk atau PTPP dengan merampungkan Proyek Pembangunan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahap II yang berlokasi di Kota Batu, Jawa Timur. Proyek yang dilaksanakan untuk Kementerian Agama ini didukung pendanaan dari Saudi Fund for Development (SFD) dan menerapkan standar tata kelola, pengendalian mutu, serta sistem pelaporan proyek yang ketat sesuai praktik internasional.
"Pengembangan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahap II menunjukkan bagaimana PTPP mampu mengelola proyek kawasan dengan kompleksitas tinggi dan standar tata kelola internasional. Pembangunan infrastruktur tidak hanya menghadirkan fungsi fisik, tetapi juga membawa makna dan nilai bagi masyarakat," kata Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo dalam keterangan tertulis, Jumat, 13 Februari 2026.
Adapun, proyek ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp674,66 miliar yang mencakup pekerjaan gedung dan infrastruktur. Pengembangan Tahap II merupakan bagian dari pembangunan kawasan kampus terpadu yang mencakup fasilitas akademik, hunian mahasiswa, serta infrastruktur pendukung dalam satu ekosistem terintegrasi.
Lingkup pekerjaan meliputi pembangunan Fakultas Teknik, Fakultas Farmasi, dan Fakultas Kedokteran, asrama mahasiswa, pusat kegiatan keislaman, jaringan jalan utama kawasan, sistem pencahayaan, dinding penahan tanah, hingga penerapan panel surya sebagai bagian dari dukungan terhadap efisiensi energi dan pembangunan berkelanjutan.
| Baca juga: LKPP dan Kemenko Infra Bersinergi Perkuat Pengadaan untuk Pembangunan |

(Ilustrasi. Foto: dok MI)
Dukung peningkatan kualitas SDM
Joko menambahkan, proyek ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pemerataan akses pendidikan, serta pembangunan berkelanjutan sebagaimana tercermin dalam arah kebijakan pemerintah dan Asta Cita.
Ia juga menegaskan, PTPP terus memperkuat kapabilitas operasional melalui penerapan teknologi konstruksi, sistem Enterprise Resource Planning (ERP), serta Building Information Modeling (BIM).
"Langkah ini dilakukan untuk memastikan efektivitas pelaksanaan proyek, menjaga kualitas hasil pekerjaan, serta mendukung keberlanjutan pertumbuhan usaha di tengah dinamika industri konstruksi nasional," jelas Joko.