Konsulat AS untuk Sumatra menggelar perayaan Freedom 250 di Batam untuk memperingati 250 tahun kemerdekaan Amerika. (Konsulat AS untuk Sumatra)
Konsulat AS Rayakan Freedom 250 di Batam, Soroti Kemitraan Indonesia–AS
Willy Haryono • 8 February 2026 16:17
Batam: Konsulat Amerika Serikat untuk Sumatra menyelenggarakan perayaan meriah di Batam pada 6–7 Februari dalam rangka memperingati 250 tahun penandatanganan Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Roadshow Freedom 250, program Misi Amerika Serikat untuk Indonesia yang akan digelar di berbagai wilayah sepanjang tahun ini.
Berbicara pada acara puncak Roadshow Freedom 250 di Mega Mall Batam, Konsul Amerika Serikat untuk Sumatra Lisa Podolny menekankan peran program tersebut dalam mempererat hubungan antara Amerika Serikat dan Indonesia.
“Perayaan Freedom 250 mempertemukan Kedutaan Besar AS, kantor konsulat, dan para mitra Indonesia dengan menampilkan hal terbaik yang ditawarkan Amerika Serikat saat kita merayakan 250 tahun kemerdekaan Amerika,” ujar Podolny, dalam siaran pers yang diterima Metrotvnews.com, Sabtu, 8 Februari 2026.
Salah satu agenda utama, Block Party, menampilkan stan-stan interaktif yang menggambarkan luasnya kerja sama AS–Indonesia di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, keamanan, dan kebudayaan. Acara ini dimeriahkan penampilan grup band Angkatan Udara AS yang berbasis di Hawaii serta musisi Indonesia Teddy Adhitya, yang memadukan unsur musik Amerika dan Indonesia.
Rangkaian kegiatan lainnya mencakup demonstrasi memasak yang mempromosikan bahan pangan Amerika bersama Chef Eddrian Tjhia, serta sesi Tech Talk yang menghadirkan perusahaan AS Corteva Agriscience.
.jpeg)
Perayaan Freedom 250 di Batam juga menyoroti kemitraan strategis AS–Indonesia melalui berbagai program, antara lain pelatihan keamanan maritim, seminar keamanan siber bekerja sama dengan asosiasi bisnis HKI, pelatihan bahasa Inggris bagi guru-guru Indonesia, serta konser di Politeknik Pariwisata Batam.
Roadshow Freedom 250 akan melibatkan komunitas di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Solo, Yogyakarta, Makassar, dan Batam, serta berlanjut ke Natuna dalam waktu dekat.
Menjelang peringatan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat, Podolny menegaskan bahwa Freedom 250 bukan sekadar perayaan sejarah Amerika, melainkan juga momentum refleksi atas kemitraan global, khususnya hubungan AS–Indonesia yang terus berkembang. “Kemitraan ini menunjukkan bagaimana diplomasi dapat mendorong perdamaian, keamanan, dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Indo-Pasifik,” katanya.
Ia juga menyoroti peran strategis Batam dan Kepulauan Riau dalam kemitraan tersebut, termasuk sebagai lokasi investasi penting AS seperti fasilitas manufaktur semikonduktor tingkat lanjut OSI Electronics dan Apple Developer Academy. Kerja sama di tingkat provinsi terus diperluas, mencakup latihan militer ASEAN–AS (AUXM II), kunjungan delegasi perdagangan AS, serta pelatihan penanggulangan kejahatan transnasional oleh Penjaga Pantai AS bersama BAKAMLA.
“Upaya ini menunjukkan bahwa Sumatra berada di jantung kemitraan AS–Indonesia dalam kerja sama untuk membuat negara kita lebih aman, lebih kuat, dan lebih makmur,” ujar Podolny.

Baca juga: Festival 'Rasa Amerika' Tekankan Standar Halal di Tengah Pasar Muslim Indonesia