Hasil Perikanan Warga Pati Terserap Maksimal Berkat Program MBG

Ilustrasi makan bergizi gratis. Dokumentasi/ MI

Hasil Perikanan Warga Pati Terserap Maksimal Berkat Program MBG

Silvana Febiari • 26 April 2026 18:25

Pati: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut mendorong peningkatan permintaan bahan pangan lokal. Di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, sektor perikanan terdongkrak dengan hasil budi daya lele, bandeng, dan nila masyarakat yang semakin terserap oleh dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyebut sektor perikanan menjadi salah satu yang paling merasakan dampak positif dari program ini.  “Dengan adanya program ini banyak UMKM terbantu. Kami juga menyarankan SPPG untuk membeli produk-produk UMKM atau pun pedagang di Kabupaten Pati. Dan ternyata banyak sekali manfaatnya,” ujarnya dii Pati, Minggu, 26 April 2026. 

Menurut Risma, permintaan dari dapur MBG membuat hasil budidaya masyarakat terserap lebih maksimal, sekaligus mendorong stabilitas bahkan kenaikan harga komoditas. Ia mencontohkan harga ikan lele di tingkat pembudidaya yang dulunya di bawah Rp20 ribu, setelah ada MBG harganya terus naik. Termasuk ikan-ikan budi daya tambak seperti bandeng.
 


“Harganya sudah bagus. Ini bukti bahwa UMKM di Kabupaten Pati dengan program ini mendapatkan manfaat yang luar biasa,” tambahnya.

Meningkatnya jumlah dapur MBG yang beroperasi juga memperbesar kebutuhan bahan baku pangan secara konsisten. Hal ini memberikan kepastian pasar bagi pelaku usaha lokal sekaligus mendorong perputaran ekonomi di masyarakat.

Dengan adanya permintaan yang stabil dari dapur MBG, Risma menambahkan, pelaku usaha perikanan kini memiliki kepastian pasar. Kondisi ini mendorong peningkatan produksi budidaya lele, bandeng, dan nila oleh masyarakat, sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

Pemerintah Kabupaten Pati mendukung penuh implementasi program ini dengan terus mengintensifkan pengawasan melalui inspeksi mendadak (sidak) ke dapur-dapur SPPG.

Dalam rangka memastikan kualitas pelaksanaan di lapangan, Risma pun turun langsung meninjau operasional SPPG Ketitang Wetan I, Kecamatan Batangan, sejak dini hari. “Kami persiapan jam 5 pagi sidak di SPPG Ketitang Wetan I Kecamatan Batangan Kabupaten Pati ini milik Yayasan Mosya Selalu Berkah,” ujar Risma.

Ia menjelaskan, dapur tersebut menjadi salah satu unit percontohan di Kabupaten Pati dengan fasilitas yang telah memenuhi standar. Dalam kunjungannya, ia juga mencicipi langsung menu yang disajikan kepada penerima manfaat.

“Jadi SPPG ini adalah salah satu SPPG percontohan di Kabupaten Pati. Semua fasilitasnya sudah standar. Tadi kami juga sudah mencoba menunya. Hari ini tadi menu asam-asam daging di SPPG Ketintang Wetan I,” ungkapnya.


Ilustrasi MBG. Foto: Dok. Antara.


Seiring dengan perluasan program, jumlah SPPG di Kabupaten Pati terus bertambah dan menjangkau ratusan ribu penerima manfaat.

“Di Kabupaten Pati sekarang ini sudah berjalan sekitar 156 SPPG. Di mana ada sekitar 54 yang lain masih persiapan. Jadi ada sekitar 200an SPPG. Jadi SPPG yang sudah berjalan ini ada melayani sekitar 314.000 siswa di Kabupaten Pati,” ungkapnya.

Pemerintah daerah, lanjut Risma, akan terus mengawal keberlanjutan program MBG melalui pengawasan ketat di lapangan.

“Kami sebagai perwakilan dari tingkat Kabupaten selalu akan memonitoring program ini. Setiap kecamatan, setiap hari saya minta untuk monitoring ke semua SPPG di wilayahnya. Jadi selalu sidak, tidak usah ada pemberitahuan, sidak di SPPG-SPPG. Untuk memitigasi masalah-masalah yang terjadi di semua SPPG di Kabupaten Pati,” tegasnya.

Risma kembali menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas pelaksanaan program MBG yang dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Sekali lagi terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo. Program MBG ini bisa diterima oleh masyarakat Kabupaten Pati dengan baik. Akan kami kawal program ini. Semoga program ini berjalan dengan lancar. Sekali lagi terima kasih,” tutupnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)