10 Negara Eropa yang Sepi Wisatawan, Mana Saja?

Pegunungan Alpen di Liechenstein. (peakvisor.com)

10 Negara Eropa yang Sepi Wisatawan, Mana Saja?

Riza Aslam Khaeron • 26 April 2026 19:08

Jakarta: Indonesia merupakan salah satu negara pariwisata paling terkenal di dunia. Namun, benua Asia, daratan tempat keberadaan Ibu Pertiwi tersebut, bukan benua dengan jumlah wisatawan terbanyak di dunia.

Penghargaan tersebut kerap dinobatkan untuk benua Eropa, benua yang juga sering kali disebut sebagai benua termaju di dunia. Pada 2025, Benua Eropa dikunjungi total 793,5 juta wisatawan berdasarkan Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO).

Negara Eropa favorit wisatawan, seperti Spanyol sendiri mendapatkan lebih dari 96 juta pengunjung pada tahun tersebut, lebih dari tujuh kali lipat jumlah wisatawan Indonesia pada 2024.

Namun, tidak semua negara Eropa memiliki tingkat kunjungan yang sama. Sepuluh negara berikut ini tergolong sepi pengunjung berdasarkan data Uni Eropa terkait jumlah malam yang dihabiskan wisatawan di akomodasi wisata, yang dirangkum oleh Riviera Travel dan diperbarui terakhir pada 2024. Berikut adalah daftarnya:
 

1. Liechtenstein

Liechtenstein menempati posisi pertama sebagai destinasi Eropa dengan jumlah kunjungan paling sedikit. Pada 2024, jumlah malam yang dihabiskan wisatawan di akomodasi negara ini hanya tercatat sebanyak 228.579 malam.

Angka ini sangat kecil jika dibandingkan dengan negara-negara wisata utama, sehingga Liechtenstein layak dinobatkan sebagai salah satu negara paling sepi turis di kawasan tersebut.

Kondisi ini dipicu oleh ukuran wilayahnya yang sangat mungil serta lokasinya yang kerap hanya dijadikan tempat persinggahan di antara Swiss dan Austria. Tanpa adanya bandara besar sendiri, akses menuju Liechtenstein bergantung sepenuhnya pada negara tetangga.

Akibatnya, banyak wisatawan hanya melakukan kunjungan singkat ke Vaduz, sang ibu kota, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan kembali ke Swiss atau Austria.
 

2. Makedonia Utara

Makedonia Utara berada di posisi kedua dengan catatan 2.180.510 malam wisatawan pada 2024. Negara Balkan ini relatif belum terjamah dibandingkan destinasi Eropa Selatan lainnya. Salah satu faktor utamanya adalah absennya garis pantai Mediterania yang biasanya menjadi magnet utama turis di negara tetangga seperti Kroasia atau Yunani.

Meski begitu, Makedonia Utara menyimpan pesona luar biasa pada Danau Ohrid, yang merupakan salah satu situs warisan dunia UNESCO. Selain keindahan danau yang ikonik, ibu kota Skopje juga menawarkan perpaduan unik antara sejarah kuno, arsitektur megah, serta ragam kuliner tradisional yang otentik.
 

3. Luksemburg

Luksemburg menempati urutan ketiga dengan 3.684.469 malam wisatawan pada 2024. Untuk ukuran negara di Eropa Barat, angka ini tergolong rendah. Hal ini dikarenakan Luksemburg terkadang luput dari pandangan wisatawan karena diapit oleh negara-negara raksasa pariwisata seperti Prancis, Jerman, Belgia, dan Belanda.

Negara kecil ini sering kali hanya dianggap sebagai destinasi alternatif bagi mereka yang sudah jenuh dengan hiruk-pikuk Paris, Amsterdam, atau Brussel.
 

4. Latvia

Latvia berada di posisi keempat dengan total 4.692.213 malam wisatawan pada 2024. Meskipun merupakan salah satu negara Baltik yang cukup dikenal, tingkat kunjungannya tetap jauh di bawah pusat wisata Eropa Barat maupun kawasan Mediterania.

Daya tarik utama Latvia berpusat di Riga, ibu kotanya yang tersohor berkat arsitektur Art Nouveau yang memukau dan kawasan kota tua yang artistik.
 

5. Montenegro

Montenegro menduduki posisi kelima dengan 5.200.576 malam wisatawan pada 2024. Walaupun popularitasnya mulai meroket belakangan ini—terutama di kawasan pesisir Adriatik seperti Kotor dan Budva—secara keseluruhan angka menginapnya masih jauh di bawah standar negara-negara wisata arus utama di Eropa.

Negara ini menawarkan kontras alam yang dramatis, mulai dari pegunungan tinggi hingga teluk yang menyerupai fjord di Kotor. Situs pariwisata resminya menonjolkan Ngarai Tara (Tara Canyon) sebagai pusat wisata petualangan.
 
Baca Juga:
Berkat Aturan Ini, Kunjungan Wisatawan ke Kebun Raya Cibodas Meningkat Setiap Hari
 

6. Estonia

Estonia menempati posisi keenam dengan 6.645.908 malam wisatawan pada 2024. Di antara ketiga negara Baltik, Estonia memang lebih dikenal berkat citra modern dan keterbukaan digitalnya, namun ia tetap belum menjadi destinasi wisata massal layaknya Italia atau Spanyol.

Pesona utama Estonia terletak pada Tallinn, ibu kotanya yang memiliki kawasan kota tua abad pertengahan terbaik di Eropa.
 

7. Albania

Albania berada di urutan ketujuh dengan 7.445.714 malam wisatawan pada 2024. Belakangan ini, Albania mulai dilirik sebagai alternatif murah yang lebih tenang dibandingkan Yunani atau Kroasia. Meski popularitasnya terus menanjak, kepadatan turis di sini masih jauh dari kata ramai.

Albania memiliki garis pantai Adriatik dan Ionia yang eksotis, dipadukan dengan pegunungan liar yang disebut "Pegunungan Terkutuk" serta berbagai situs arkeologi peninggalan Romawi dan Ottoman yang masih sangat terjaga.


Kota Kotor di Montonegro. (sumfinity.com)
 

8. Lithuania

Lithuania menduduki peringkat kedelapan dengan 8.640.124 malam wisatawan pada 2024. Sebagai negara Baltik terbesar, Lithuania sebenarnya memiliki infrastruktur wisata yang cukup berkembang, namun lokasinya tetap berada di luar jalur utama perjalanan internasional yang biasanya lebih fokus pada Eropa Tengah dan Barat.

Vilnius, ibu kota Lithuania, menjadi magnet utama dengan kawasan kota tua yang luas dan deretan gereja berarsitektur barok. Di sisi lain, Trakai dengan kastel di tengah danau serta semenanjung pasir Curonian Spit menjadi destinasi andalan bagi mereka yang mencari pemandangan alam yang tak biasa.
 

9. Malta

Malta berada di posisi kesembilan dengan 11.320.179 malam wisatawan pada 2024. Sebagai negara kepulauan kecil di tengah Mediterania, Malta sebenarnya cukup populer, namun jumlah total malam menginapnya masih kalah jika dibandingkan dengan destinasi besar seperti Sisilia atau Kepulauan Yunani.

Kekuatan utama Malta terletak pada kepadatan situs bersejarahnya, mulai dari kota Valletta yang dikelilingi benteng megah hingga kuil-kuil megalitikum yang lebih tua dari piramida Mesir.
 

10. Serbia

Serbia menutup daftar ini di posisi kesepuluh dengan 12.662.151 malam wisatawan pada 2024. Meski mencatat angka tertinggi dalam daftar ini, jumlah tersebut masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan jutaan turis yang memadati kota-kota besar di Eropa Barat tiap tahunnya.

Pariwisata Serbia berpusat di Beograd, sebuah ibu kota yang penuh energi dengan benteng Kalemegdan yang bersejarah serta kehidupan malamnya yang dinamis di sepanjang tepian Sungai Sava dan Donau.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)