Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDTT), Yandri Susanto. Metro TV
Mendes PDTT: NGA 2026 Pelecut Semangat Kepala Daerah
Dimas Chairullah • 24 April 2026 22:37
Jakarta: Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDTT), Yandri Susanto, memberikan apresiasi atas terselenggaranya ajang National Governance Awards (NGA) 2026 yang digagas oleh Metro TV.
"Ini acara luar biasa. Terima kasih kepada Metro TV, yang saya kira ini efeknya sangat bagus buat daerah-daerah, terutama provinsi, kabupaten, kota yang rata-rata punya desa," ujar Menteri Yandri di The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat, 24 April 2026.
Menteri Yandri meyakini ajang apresiasi semacam ini dapat menjadi pelecut semangat yang efektif bagi para pemimpin daerah. Lebih lanjut, dalam kesempatan tersebut, Menteri Yandri secara khusus menyoroti pentingnya pertumbuhan ekonomi yang dimulai dari akar rumput. Ia berpesan agar para kepala daerah terus bersinergi mewujudkan visi Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam Asta Cita keenam.
"Karena sekarang Bapak Presiden Prabowo dengan Asta Cita yang keenam, membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi sekaligus pemberantasan kemiskinan, itu sangat penting dan itu banyak di desa-desa," tegas Yandri.
Fokus Desa untuk MBG dan Koperasi Merah Putih
Mendes PDTT juga mengimbau agar pemerintah daerah tidak mengesampingkan pembangunan desa, terutama dalam mendukung program-program strategis nasional lainnya. Seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. Di tengah ketidakpastian situasi global saat ini, Menteri Yandri kembali mengingatkan kunci ketahanan nasional berada pada penguatan ekonomi desa.
"Karena kalau desa-desanya maju, pastilah Indonesia maju. Maka pertumbuhan ekonomi itu kata kunci di tengah situasi global yang tidak menentu," tutup Mendes PDTT.
.jpg)
National Governance Awards 2026
National Governance Awards menjadi ajang refleksi terhadap perjalanan desentralisasi di Indonesia. Sekaligus, ajang ini untuk memastikan kepemimpinan di tingkat provinsi, kota, maupun kabupaten berjalan transparan.
Penilaian dalam ajang ini tidak hanya pada aspek pertumbuhan ekonomi. Dewan juri melakukan penilaian secara komprehensif yang mencakup berbagai sektor krusial, seperti pendidikan, ekosistem kesehatan, dan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Acuan penilaian utama dalam ajang ini mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai upaya pengembangan kapasitas warga serta transformasi digital dalam layanan administrasi publik. National Governance Awards 2026 ini didukung penuh oleh Bank Negara Indonesia (BNI), Telkomsel, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Pertamina.