Ilustrasi Pexels
Sembilan Pesan Kesehatan Calon Jemaah Haji Lansia dan Penyakit Kronis
Muhamad Marup • 23 April 2026 13:01
Jakarta: Rabu, 22 April 2026 kelompok terbang (kloter) pertama calon jemaah haji kita sudah akan tiba di Saudi Arabia, dan disusul dengan kloter-kloter lain di hari-hari mendatang. Direktur Pascasarjana Universitas YARSI, Tjandra Yoga Aditama, mengingatkan pentingnya perhatian terhadap calon jemaah haji lansia dan penyakit kornik.
"Laman Nusuk Haji Saudi Arabia per tanggal 21 April 2026 memberikan sembilan rekomendasi kesehatan bagi calon jemaah Haji yang masuk dalam kelompok lanjut usia dan juga mereka yang punya penyakit kronis," ujar Tjandra, kepada Metrotvnews.com, Kamis, 23 April 2026.
1. Konsultasi Kesehatan
Secara jelas disebutkan bahwa yang dimaksud penyakit kronis berat mencakup kanker lanjut, penyakit paru dan jantung, penyakit hati dan ginjal yang lanjut dan senilitas. Calon jemaah haji ini harus berkonsultasi pada petugas kesehatan untuk menilai kesiapan fisiknya dan juga kondisi kesehatannya secara keseluruhan.2. Kesiapan dokumen medis
Dokumen ini harus diperoleh dari petugas kesehatan yang memeriksanya di tanah air. Dokumen harus berisi informasi rinci tentang kondisi kesehatan, obat-obat yang diresepkan untuk dikonsumsi, dan berbagai informasi terkait lainnya.3. Obat-obatan
Calon jemaah haji harus membawa obat-obat yang mereka perlukan dalam jumlah yang mencukupi untuk selama di Saudi Arabia. Juga dianjurkan untuk membawa informasi nama generik dari obat yang dibawa, karena nama /merek dagang obat di Saudi Arabia mungkin berbeda dengan nama di tanah air.4. Penyesuaian waktu konsumsi obat
Dalam hal ini calon jemaah haji perlu mempertimbangkan perbedaan waktu antara Saudi Arabia dengan negara kita, jadual keberangkatan dan kepulangan serta faktor terkait lainnya. Calon jemaah disarankan berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu.5. Status vaksinasi
Calon jemaah haji perlu meng-update status vaksinasi mereka, termasuk untuk penyakit menular seperti Diphtheria, Tetanus, Pertussis, Polio, Campak (Measles), Varicella, dan Mumps.6. Alat kesehatan khusus
Calon jemaah haji yang memerlukan peralatan khusus sehari-hari maka harus memastikan bahwa alat-alat itu dapat berfungsi baik, batereinya cukup dan juga pelengkap lainnya. Alat kesehatan yang disebut antara lain adalah pembantu pernapasan, alat bantu dengar, implan koklear dll.7. Rekomendasi kursi roda
Calon jemaah haji yang memang perlu kursi roda untuk membawa kursi roda mereka, dan juga ada keluarga atau kerabat yang siap untuk mendorongnya. Calon jemaah dapat membeli kursi roda di toko farmasi di Makkah.
Ilustrasi petugas kesehatan haji. Foto Kemenag