Cara PLN IP Perkuat Dominasi Tata Kelola dan Kepatuhan Nasional

Ilustrasi. Foto: Dok istimewa

Cara PLN IP Perkuat Dominasi Tata Kelola dan Kepatuhan Nasional

Eko Nordiansyah • 26 May 2026 18:50

Jakarta: PLN Indonesia Power (PLN IP) memperkuat tata kelola, kepatuhan regulasi, serta manajemen risiko yang berkelanjutan. PLN IP berupaya membangun budaya governance, risk, and compliance (GRC) yang kuat di tengah transformasi industri ketenagalistrikan nasional.

Direktur Utama PLN IP Bernadus Sudarmanta mengatakan, perusahaan terus meningkatkan standar kepatuhan dan tata kelola di seluruh lini organisasi.
Seluruh insan PLN IP bersama-sama menjaga integritas, kepatuhan, serta pengelolaan risiko perusahaan secara konsisten.

“Kami percaya tata kelola yang baik menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis dan menciptakan nilai tambah bagi perusahaan maupun pemangku kepentingan,” ujar Bernadus dalam keterangan tertulis, Selasa, 26 Mei 2026.



(Ilustrasi. Foto: Dok istimewa)

Raih sejumlah penghargaan

PLN IP meraih sejumlah penghargaan pada ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026 yang tahun ini mengusung tema “From Compliance to Resilience: Transforming Regulatory Challenges Into Engines of Growth”.

Pada ajang tersebut, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PLN IP Endang Astharanti berhasil meraih penghargaan The Most Inspiring Leader sekaligus mendapatkan raihan Best of The Best The Emerging Leader in Regulatory Compliance pada kategori Prosper B.

Sementara PLN IP memperoleh penghargaan kategori Sapphire Prosper B sebagai peringkat tertinggi untuk korporasi dalam penerapan kepatuhan regulasi dan tata kelola perusahaan. 

Selain itu, anak usaha PLN IP, PLN Indonesia Power Services turut meraih penghargaan Diamond Prosper A atas komitmen dan konsistensinya dalam implementasi kepatuhan dan tata kelola perusahaan yang unggul.

“Melalui capaian ini, PLN Indonesia Power semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan pembangkitan listrik terdepan yang tidak hanya unggul dalam operasional dan inovasi energi, namun juga dalam penerapan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan berkelanjutan,” kata Bernadus.

(Eko Nordiansyah)