Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Istimewa
Kapolri Safari Ramadhan di Jatim, Ajak Seluruh Elemen Bersatu
M Sholahadhin Azhar • 14 March 2026 21:08
Jakarta: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan safari ramadhan di Mapolda Jawa Timur (Jatim). Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan pentingnya persatuan seluruh elemen, untuk menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), hingga menyukseskan seluruh program Presiden Prabowo Subianto.
Sigit menegaskan persatuan dan kesatuan menjadi kunci utama untuk bangsa Indonesia. Terutama, dalam menghadapi segala tantangan dampak dari konflik global dewasa ini.
"Dan yang paling utama untuk bisa mewujudkan mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi maka syarat utamanya adalah stabilitas kamtibmas, stabilitas keamanan nasional, harus terjaga. Itu tentunya menjadi PR bersama," kata Sigit, Sabtu, 14 Maret 2026.
Sigit menekankan sinergi seluruh pihak. Terutama, dalam menjaga situasi kamtibmas demi bertumbuhnya perekonomian bangsa.
Menurut Sigit, Polri tidak bisa bekerja sendiri. Seluruh elemen bangsa, TNI, Polri harus solid.
"Didukung oleh ulama didukung oleh seluruh elemen pemuda, masyarakat, buruh, semua harus bersatu sehingga kemudian ini menjadi pekerjaan kita bersama," ujar Sigit.
Indonesia, kata Sigit pernah mengalami situasi sulit. Yakni, terjadinya Pandemi Covid-19. Hal itu menyebabkan gejolak perekonomian. Namun, Sigit menyebut, Indonesia bisa menghadapi dan bangkit ketika dilanda pandemi virus corona. Tentunya, keberhasilan itu hasil dari bersatunya seluruh elemen bangsa.
Sigit penyebut Umarah, ulama, masyarakat, dan rakyat bersatu. Sehingga, dapat menghadapi semua tantangan dan dalam waktu cepat pertumbuhan ekonomi kita kembali meningkat.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Istimewa
Bahkan, kata dia, Indonesia bisa berada di salah satu negara tertinggi. Saat itu, Sigit menyebut pertumbuhan ekonominya dibandingkan dengan negara-negara maju negara-negara G20.
"Saat ini kita menghadapi tantangan yang sama dalam bentuk berbeda. Namun saya meyakini apabila kita semua kompak bersatu tentunya permasalahan yang sedang kita hadapi ini bisa kita lalui bersama," tambah Sigit menekankan.
Di tengah situasi seperti ini, Sigit juga mengajak seluruh elemen menyukseskan program Presiden Prabowo, di antaranya terkait upaya perdamaian dunia hingga kemandirian bangsa di tengah situasi dewasa ini.
"Oleh karena itu memang kuncinya adalah menjaga persatuan dan kesatuan. Yang pasti pemerintah tentu akan mengambil langkah-langkah yang konkret untuk tetap menjaga agar stabilitas ekonomi kita khususnya terkait dengan harga-harga minyak tetap terjaga," papar Sigit.
Ia juga mengingatkan, saat ini semua pihak harus harus terus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Apalagi, Indonesia bakal menghadapi bonus demografi.
Menurutnya, momentum tersebut harus dijadikan sebagai sebuah lompatan mewujudkan Indonesia menjadi negara yang maju. Dengan begitu, visi bersama menciptakan Indonesia Emas 2045 bisa terwujud.
"Mendorong program-program Bapak Presiden terkait dengan ketahanan pangan, energi, terkait dengan program-program hilirisasi yang menciptakan lapangan pekerja. Sehingga Indonesia betul-betul bisa mengelola sumber daya alam yang kita miliki, kekayaan alam yang kita miliki untuk, bisa kita kelola dengan baik," kata Sigit.
"Memanfaatkan momentum demografi yang ada untuk kita bisa menuju visi Indonesia Emas 2045 dan menjadi negara maju," lanjut Sigit mengakhiri.