Antisipasi Kebakaran, Pemkot Surabaya Tingkatkan Keamanan TPA Benowo

Arsip - TPA Benowo Surabaya. ANTARA/HO-Pemkot Surabaya

Antisipasi Kebakaran, Pemkot Surabaya Tingkatkan Keamanan TPA Benowo

Whisnu Mardiansyah • 9 July 2026 19:50

Surabaya: Pemerintah Kota Surabaya memperketat pengamanan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo guna mencegah potensi kebakaran sampah. Langkah ini diambil menyusul peristiwa kebakaran di TPA Jatiwaringin (Tangerang) dan TPA Cikolotok (Purwakarta).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengungkapkan pemkot telah berkoordinasi dengan pihak pengelola TPA Benowo untuk memperkuat pengawasan dan keamanan di area tersebut.

"Jadi kita sudah berkoordinasi dengan TPA Benowo. Maka satu, tidak boleh sembarang orang yang masuk ke dalam TPA itu. Yang kedua, yang mereka bekerja maka harus diawasi secara ketat," kata Eri di Surabaya, seperti dilansir Antara, Kamis, 9 Juli 2026.

Selain membatasi akses masuk, Pemkot Surabaya juga menempatkan petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang bertugas 24 jam penuh di lokasi.

"Yang ketiga, teman-teman yang dari Dinas Lingkungan Hidup juga ada di lapangan sampai dengan 24 jam. Kita sudah pasang semua CCTV di sana, baru kita pasang ya," ujar Eri.

 



Pemasangan kamera pengawas dilakukan untuk memantau aktivitas operasional TPA secara langsung, termasuk proses pengelolaan sampah menuju fasilitas pengolahan yang ada.

"Sehingga, kita bisa tahu mana yang dibuang ke gasifikasi, mana yang dibuang ke sanitary landfill, itu sudah kita lakukan," tuturnya.

Pengawasan dilakukan secara berlapis, melalui petugas di lapangan dan sistem CCTV. Eri berharap langkah ini mampu menekan risiko kebakaran di TPA Benowo.

"Jadi dilakukan pengawasan 24 jam, selain secara langsung juga melalui CCTV yang sudah kita pasang. Semoga ini bisa mencegah kebakaran yang ada di TPA," katanya.


Sejumlah kendaraan pengangkut sampah menganteri untuk menyimpan matrial di TPA Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Foto: ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Tangerang.

(Whisnu M)