Ilustrasi kualitas udara. Foto: Antara.
Kualitas Udara Pagi Ini, BMKG: Medan dan Banjarbaru Tidak Sehat
Lukman Diah Sari • 9 July 2026 07:55
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap kondisi kualitas udara di sejumlah kota di Indonesia pada Kamis pagi, 9 Juli 2026. Menurut data BMKG, terdapat dua kota yang masuk dalam kategori tidak sehat.
"Medan dan Banjarbaru," tulis BMKG dalam laman resminya, Kamis, 9 Juli 2026.
BMKG menjelaskan, kategori kualitas udara dibagi mulai dari tingkat baik hingga berbahaya. Nilai untuk kategori baik yakni 0-15,5 µg/m³. Kemudian, kategori sedang di angka 15,6-55,4 µg/m³, kategori tidak sehat 55,5-150,4 µg/m³, kategori sangat tidak sehat 150,5-250,4 µg/m³, dan terakhir kategori berbahaya pada level lebih dari 250,5 µg/m³.

Pantauan kualiatas udara. (tangkapan layar BMKG)
Menurut BMKG, Particulate Matter (PM2.5) adalah partikel udara yang berukuran lebih kecil atau sama dengan 2,5 µm (mikrometer). Pengukuran konsentrasi PM2.5 menggunakan metode penyinaran sinar beta (*Beta Attenuation Monitoring*) dengan satuan mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Rincian kualitas udara di sejumlah kota Kamis, 9 Juli 2026, pukul 06.00 WIB:
Tidak Sehat
- Medan (PM2.5: 85,9 µg/m³)
- Banjarbaru (PM2.5: 57,5 µg/m³)
Sedang
- Kemayoran (Jakarta Pusat)
- Semarang
- Batam
- Kota Jambi
- Talang Betutu (Palembang)
- Sleman
- Muaro Jambi
- Pekanbaru
- Musi II (Palembang)
- Maros
- Pangkalan Bun
- Bengkulu
- Malang
- Kubu Raya
Baik
- Samarinda
- Palangka Raya
- Tanjung Harapan
- Indrapuri
- Sintang
- Kotabaru
- Lore Lindu
- Kototabang