BNPB Guyur 4,6 Juta Liter Air untuk Padamkan Karhutla di 6 Provinsi

Water bombing untuk penanganan karhutla. Foto: ANTARA/Nova Wahyudi.

BNPB Guyur 4,6 Juta Liter Air untuk Padamkan Karhutla di 6 Provinsi

Metro TV • 26 August 2026 23:31

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan  pengeboman air atau water bombing untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi. Jutaan liter air digunakan dalam operasi udara tersebut.

“Tercatat 4,6 juta liter air sudah diangkut dari bawah dan dikirim disebarkan ke titik-titik api, sehingga ini diharapkan dapat memadamkan api,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, dalam konferensi pers daring, Rabu, 26 Agustus 2026.

Berton mengatakan, enam provinsi yang menjadi prioritas operasi udara penanganan karhutla berada di Sumatra dan Kalimantan. Di antaranya yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.

Sebanyak 52 armada udara diterjunkan selama proses water bombing dan operasi udara. Rinciannya, 22 armada di Sumatra dan 30 dikerahkan ke Kalimantan. 

"Tapi dua sedang digeser saat ini untuk Lampung dan satu untuk Jawa Timur karena memang ada kebakaran di sana," kata Berton.

Selain water bombing, BNPB juga melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sejumlah wilayah seperti Lampung. Namun, faktor cuaca dan iklim menjadi tantangan tersendiri dalam melakukan rekayasa cuaca.


Armada udara untuk OMC di Lampung. Foto: Dok. BNPB.

Meski begitu, BNPB terus berupaya memadamkan api dengan berbagai cara lain seperti operasi darat dan pembangunan sumur bor.

“Faktor cuaca dan iklim juga menyebabkan sulitnya mendapat titik-titik awan untuk kita melakukan operasi udara,” ujar Berton. 

(Afifah Alfina)

(Gabriella Thesa Widiari)