Operasional Hulu Migas PGN Saka Berkontribusi pada Ketahanan Energi Nasional

Ketua Tim Panja Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI Putri Zulkifli Hasan bersama anggota Panja meninjau langsung fasilitas operasi PGN Saka. Foto: dok PGN Saka.

Operasional Hulu Migas PGN Saka Berkontribusi pada Ketahanan Energi Nasional

Ade Hapsari Lestarini • 6 February 2026 12:37

Gresik: PT Saka Energi Indonesia (PGN Saka) menerima kunjungan kerja Panja Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI di fasilitas OPF Pangkah Limited, Gresik, Jawa Timur, Kamis, 5 Februari 2026. Kunjungan ini meninjau penerapan pengelolaan lingkungan terintegrasi K3, keandalan operasi, dan kepatuhan regulasi hulu migas.

Ketua Tim Panja Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI Putri Zulkifli Hasan bersama anggota Panja meninjau langsung fasilitas operasi PGN Saka. Kunjungan ini juga menjadi forum dialog antara legislatif, pemerintah, dan pelaku usaha terkait penguatan pengelolaan lingkungan di sektor hulu migas.

Panja Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI memastikan kegiatan operasional hulu migas PGN Saka sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, perlindungan lingkungan, serta pengembangan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

"Kami melihat PGN Saka menunjukkan peningkatan kinerja hulu migas dapat berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan. Komitmen perusahaan dalam pengelolaan lingkungan, penurunan emisi, dan penerapan prinsip keberlanjutan patut diapresiasi," ujar Putri, dalam keterangan tertulis, Jumat, 6 Februari 2026.


Ketua Tim Panja Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI Putri Zulkifli Hasan bersama anggota Panja meninjau langsung fasilitas operasi PGN Saka. Foto: dok PGN Saka.

 

 

Kinerja operasional PGN Saka melampaui target APBN


Panja Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI meninjau penerapan standar operasional mitigasi risiko lingkungan di fasilitas operasi PGN Saka. Evaluasi tersebut mencakup sistem pengelolaan limbah, pengendalian emisi, serta penerapan standar keselamatan kerja dalam kegiatan produksi migas.

PGN Saka mencatatkan kinerja operasional yang melampaui target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Di sisi lain, perusahaan secara konsisten menerapkan sistem pengelolaan lingkungan berstandar internasional yang dibuktikan melalui sertifikasi ISO 14001:2015.

“Melalui program penanaman dan konservasi mangrove, PGN Saka meraih penghargaan Pilot Project Low Carbon Initiative (LCI) dari SKK Migas. Pencapaian ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan pengelolaan lingkungan ke dalam strategi bisnis,” kata Direktur Utama PGN Saka Intan Fauzi.

Penghargaan LCI tersebut mencakup penanaman 120 ribu pohon mangrove secara bertahap dengan melibatkan masyarakat lokal serta didukung peta jalan restorasi jangka panjang di Banyuurip Mangrove Center, Gresik. Sejalan dengan kebijakan pemerintah menuju Net Zero Emission (NZE), PGN Saka juga memanfaatkan energi terbarukan melalui pemasangan pembangkit listrik tenaga surya di fasilitas operasi Well Head Platform (WHP)-C, WHP-D, dan West Pangkah.

Melalui pengelolaan lingkungan yang terintegrasi dengan kinerja operasional, PGN Saka memperkuat perannya sebagai perusahaan hulu migas nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan, sekaligus berkontribusi dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Kunjungan kerja ini turut didampingi jajaran direksi PGN Saka, yakni Direktur Utama Intan Fauzi, Direktur Operasi Achmad Agus Miftakhurrohman, serta Direktur Keuangan dan Dukungan Bisnis M. Atras Mafazi. Hadir pula perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup, Direktur Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Wilayah Pesisir dan Laut Sayid Muhadhar; Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur Nurcholis; Kepala DLH Kabupaten Gresik Sri Subaidah; serta Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Anggono Mahendrawan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)