Jembatan Kaca Seruni Point ditutup sementara karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Kaldera Bromo. (Metro TV/ Rudi Ulhaq)
Jembatan Kaca Seruni Point Ditutup Akibat Kebakaran Bromo
Rudi UIhaq • 13 August 2026 16:47
Probolinggo: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Kaldera Bromo, Jawa Timur, merambat hingga area Seruni Point. Kondisi tersebut membuat akses menuju Jembatan Kaca Seruni Point ditutup sementara.
Manajer Jembatan Kaca Seruni Point, Bambang Heri Wahyudi, membenarkan penutupan akses tersebut. Meski jembatan ditutup, kafe yang berada di kawasan wisata masih tetap beroperasi.
"Kami untuk sementara menutup sekaligus melakukan general check-up," kata Bambang di Probolinggo, Kamis, 13 Agustus 2026.
Karhutla yang melanda tebing Kaldera Bromo telah berlangsung sejak 3 Agustus 2026. Api kini mendekati kawasan Seruni Point yang menjadi salah satu destinasi wisata di kawasan Bromo.
Jembatan Kaca Seruni Point merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang berada di kawasan wisata Bromo. Jembatan yang berada sekitar 100 meter di atas permukaan tanah itu untuk sementara tidak dapat dilalui wisatawan.
"Kondisi di jembatan kaca alhamdulillah aman, tetapi ada pengaruh asap dari arah selatan. Pukul 12.30 WIB (kabut asap) sudah mulai masuk di kawasan Probolinggo dan cukup mengganggu," ujar Bambang.
Di sisi lain, tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman di lereng Kaldera Bromo yang memiliki medan cukup sulit. Personel dari Korem 083, Kodam V Brawijaya, dan Kodim 0820 Probolinggo dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api.
Upaya pemadaman juga diperkuat dengan operasi water bombing. BNPB mengerahkan empat helikopter untuk membantu memadamkan titik-titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Cuaca cerah turut mendukung proses pemadaman melalui udara. Helikopter mengambil pasokan air dari Danau Ranu Pani dan Ranu Kumbolo untuk kemudian dijatuhkan ke lokasi kebakaran.

Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Kaldera Bromo, Jawa Timur, merambat hingga area Seruni Point. (Metro TV/ Rudi Ulhaq)
Sebelumnya, operasi udara sempat terkendala kabut tebal di lokasi pengambilan air. Kondisi cuaca yang kini lebih mendukung membuat operasi water bombing dapat kembali dilakukan secara optimal.
Dansektor Karhutla Bromo, Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan, mengatakan area Seruni Point menjadi salah satu prioritas utama pemadaman.
Menurutnya, api tidak hanya mengancam Jembatan Kaca Seruni Point, tetapi juga berada dekat dengan bangunan penunjang wisata dan permukiman warga. Karena itu, upaya pemadaman terus dilakukan untuk mencegah api meluas ke kawasan tersebut.
"Ini menjadi fokus kami supaya tidak merambat ke mana-mana. Jangan sampai masyarakat mengalami kerugian," ungkap Wahyu.