Desil 1 Tapi Tidak Dapat Bansos, Ini Alasannya

Ilustrasi. Foto: Dok MI

Desil 1 Tapi Tidak Dapat Bansos, Ini Alasannya

Eko Nordiansyah • 2 August 2026 14:00

Jakarta: Status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi salah satu pertimbangan masyarakat bisa mendapatkan bantuan sosial (bansos). Meski begitu, tidak semua masyarakat dengan golongan desil tertentu bisa otomatis menerima bansos.

Apa itu desil dalam DTSEN?

Desil adalah sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang digunakan pemerintah dalam penyaluran bansos. Penentuan desil tidak hanya berdasarkan penghasilan, tetapi juga mempertimbangkan berbagai indikator sosial ekonomi seperti:
  • Kondisi rumah.
  • Jenis pekerjaan.
  • Pendidikan anggota keluarga.
  • Konsumsi listrik.
  • Kepemilikan kendaraan atau aset.
  • Jumlah tanggungan keluarga.
Dalam penyaluran bansos, desil 1–5 sering dianggap sebagai kelompok masyarakat yang paling berhak menerima bantuan.

Alasan desil 1 tidak dapat bansos

Dikutip dari Instagram PPKH Kabupaten Brebes, ada beberapa tahapan dan kriteria yang harus dipenuhi, di antaranya:
  1. Proses verifikasi lapangan: Data awal perlu dicocokkan dengan kondisi nyata di lapangan oleh petugas.
  2. Kriteria komponen: Keluarga harus memiliki komponen yang dipersyaratkan (Kesehatan, Pendidikan, atau Kesejahteraan Sosial).
  3. Ketersediaan kuota: Bantuan bersifat terbatas dan diprioritaskan bagi yang paling layak berdasarkan hasil verifikasi.
  4. Validasi administrasi: Pastikan NIK dan KK sudah padan di Dukcapil agar proses tidak terhambat.

(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)

Pembagian kelompok desil

Bagi masyarakat yang tidak mengerti yang dimaksud dari setiap kategori desil. Berikut rincian kategori desil yang terbagi ke dalam 10 kelompok:
  • Desil 1 (Sangat miskin): Dikategorikan sebagai miskin ekstrem dan menjadi prioritas utama pemerintah dalam menerima program bantuan pemerintah.
  • Desil 2 (Miskin):  Dikategorikan sebagai miskin dan termasuk sasaran utama bansos pemerintah.
  • Desil 3 (Hampir Miskin): Kelompok yang kondisi ekonominya mulai membaik, tetapi masih rentan mengalami kesulitan keuangan.
  • Desil 4 (Rentan Miskin): Kelompok dengan kondisi ekonomi yang cukup, namun masih rentan terdampak krisis finansial.
  • Desil 5 (Menengah Bawah): Termasuk kelompok ekonomi menengah ke bawah yang relatif stabil, dengan peluang menerima bantuan yang lebih terbatas dan bersifat khusus.
  • Desil 6-10: (Menengah-Sejahtera): Dikategorikan sebagai kondisi ekonomi cukup hingga sejahtera sehingga tidak menjadi prioritas bansos rutin.

Cara cek desil dengan NIK KTP

Terdapat dua cara yang bisa dilakukan untuk mengecek desil secara daring, di antaranya:

1. Melalui website Kemensos

  • Buka laman resmi Kemensos melalui https://cekbansos.kemensos.go.id.
  • Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Ketik empat huruf yang tertera pada captcha. Jika kode tidak jelas, klik ikon refresh untuk mendapatkan kode baru.
  • Klik tombol "Cari Data".
  • Sistem akan menampilkan informasi seputar desil, jenis bansos, hingga status pencairan.

2. Melalui aplikasi Cek Bansos

  • Unduh "Aplikasi Cek Bansos" di PlayStore atau AppStore.
  • Buka "Aplikasi Cek Bansos" melalui smartphone.
  • Masuk menggunakan username dan password.
  • Jika belum memiliki akun, lakukan registrasi dengan mengisi data lengkap, termasuk NIK.
  • Setelah registrasi berhasil, masuk ke menu profil untuk melihat kategori desil.
Demikian informasi mengenai alas an desil 1 tidak langsung menerima bansos. Masyarakat diharapkan mengecek desil hingga penjelasan kelompok desil.

(Eko Nordiansyah)