Personel BPBD melakukan evakuasi korban tertimpa kandang ayam ambruk di Dusun Pijiombo, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa, 24 Februari 2026/istimewa.
Bangunan Peternakan Ayam di Malang Roboh, 2 Pekerja Tewas
Daviq Umar Al Faruq • 24 February 2026 18:18
Malang: Kandang ayam berukuran 12x50 meter persegi di Dusun Pijiombo RT02/RW11 Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, ambruk pada Selasa, 24 Februari 2026 sekitar pukul 09.19 WIB. Insiden ini menewaskan dua pekerja.
Laporan kejadian pertama kali diterima Pusdalops PB BPBD Kabupaten Malang sekitar pukul 09.20 WIB dari warga setempat. Selang beberapa saat, laporan langsung ditindaklanjuti dengan penanganan di lokasi.
Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Malang tiba di lokasi sekitar pukul 10.40 WIB dan langsung mengevakuasi serta pencarian korban yang tertimbun reruntuhan. Sejumlah unsur terlibat dalam operasi tersebut, mulai dari BPBD, Muspika, perangkat desa, hingga relawan dan masyarakat sekitar.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menjelaskan kandang ayam tersebut ambruk akibat bagian belakang sisi Utara mengalami ambles. Kondisi itu diperparah oleh kapasitas muatan yang berlebihan di dalam bangunan.
“Berdasarkan hasil informasi, kandang ayam milik Pak Wawan ambruk dikarenakan bagian belakang utara mengalami amblas, kapasitas yang berlebihan. Sehingga para pekerja menyelamatkan diri yakni Yanto, Yono, Woto, Yanuar, dan Roni. Sedangkan lainnya terjebak di reruntuhan bangunan,” kata Sadono, saat dikonfirmasi.
Sadono menerangkan, bangunan kandang berukuran kurang lebih 12 x 50 meter persegi itu dilaporkan menampung sekitar 25 ribu ekor ayam. Kerusakan bangunan dan nilai kerugian masih dalam proses asesmen petugas.

Data korban mencatat tiga orang luka-luka dan telah dievakuasi ke puskesmas terdekat. Sementara dua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dibawa ke RSUD Kanjuruhan.
Korban meninggal dunia diketahui atas nama Thomas, warga Kromengan, dan Rian, warga Lumajang. Adapun pekerja lain yang selamat yakni Yanto, Yono, Yanuar, Roni, dan Woto.