Laba Naik 51%, IIF Bagikan Dividen Rp74 Miliar

Ilustrasi. Foto: Dok istimewa

Laba Naik 51%, IIF Bagikan Dividen Rp74 Miliar

Eko Nordiansyah • 4 May 2026 09:05

Jakarta: PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 51 persen menjadi Rp185,3 miliar untuk tahun buku 2025. Hasil tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026.

Pada RUPST itu, pemegang saham IIF juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp74 miliar atau Rp29,1 per saham. Dividen tersebut mencerminkan payout ratio 40 persen, meningkat dari 35 persen pada tahun sebelumnya.

Presiden Direktur & CEO IIF, Rizki Pribadi Hasan, menyampaikan, sebagian pertumbuhan didorong oleh penurunan cost of funds, sehingga Perseroan dapat menawarkan pricing yang kompetitif bagi nasabah. 

“Selain itu, kami terus memperkuat manajemen risiko, berinvestasi pada pengembangan SDM, dan meluncurkan inisiatif produk baru. Hal ini membuat IIF tetap agile, tangguh, dan siap mendukung beragam kebutuhan sektor infrastruktur,” ujar Rizki dalam keterangan tertulisnya, Senin, 4 Mei 2026.

Di tengah ketidakpastian pasar global dan regulasi yang semakin ketat pada 2025, IIF mencatat pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 44 persen menjadi Rp536 miliar, sementara total aset meningkat lima persen menjadi Rp15,4 triliun.

“Ke depan, IIF akan terus membangun kapabilitas dan berkolaborasi dengan lembaga keuangan, investor, serta pelaku usaha. Peran IIF adalah melengkapi perbankan dan pasar modal dalam pembiayaan infrastruktur,” tambah Rizki.



(Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026. Foto: Dok istimewa)

Diversifikasi sumber pendanaan di 2026

Memasuki 2026, IIF memperkuat dan mendiversifikasi sumber pendanaan. Perseroan telah memperoleh fasilitas pendanaan sebesar Rp1,3 triliun dari lembaga keuangan domestik dan internasional, serta menargetkan tambahan pendanaan hingga Rp5 triliun pada tahun ini. 

Di sisi pembiayaan, IIF baru saja menandatangani komitmen pembiayaan sebesar Rp485,6 miliar untuk sektor infrastruktur kesehatan, dengan komitmen di sektor lain diharapkan terealisasi dalam beberapa bulan mendatang. Di sisi advisory, IIF telah memperoleh mandat baru dar klien, termasuk untuk membantu implementasi ESG berstandar internasional.

RUPST juga menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan 2025 yang telah diaudit, serta penggunaan laba bersih Perseroan. 

Selain dividen, RUPST menyetujui pembayaran imbal hasil sebesar Rp27,7 miliar atas Surat Berharga Perpetual senilai Rp335,2 miliar yang diterbitkan pada 2023. Pembayaran imbal hasil akan dilakukan secara semesteran pada Juli 2026 dan Januari 2027.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)