1.556 Calon Haji NTB Berangkat ke Tanah Suci

Jemaah Haji asal Indonesia menuju bus setelah tiba di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah. Foto: MCH.

1.556 Calon Haji NTB Berangkat ke Tanah Suci

Lukman Diah Sari • 28 April 2026 11:08

Mataram: Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Amin mengatakan jumlah calon haji dari Embarkasi Lombok yang sudah diterbangkan menuju Tanah Suci, Arab Saudi, mencapai 1.556 orang.

"Hingga hari ke-6 operasional, sebanyak 1.556 calon haji NTB telah diberangkatkan dalam empat kloter, dan seluruh kursi penerbangan terisi penuh tanpa adanya open seat," kata Lalu di Mataram, Senin, 28 April 2026, melansir Antara.

Berdasarkan laporan operasional per 26 April 2026 hingga pukul 18.00 WIB, jumlah calon haji yang tiba di Asrama Haji NTB mencapai 1.945 orang dari lima kloter. Mereka didampingi 20 petugas, sehingga total keseluruhan mencapai 1.965 orang.

Pada hari yang sama terdapat tambahan satu kloter yang terdiri atas 389 calon haji dan empat petugas yang masuk ke asrama. Sementara itu tidak ada jadwal keberangkatan pada hari ke-6 operasional. Sehingga, jumlah calon haji yang telah diberangkatkan 1.556 orang dengan 16 petugas pendamping.

Amin menuturkan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mencatat seluruh kursi penerbangan terisi penuh. Tidak terdapat jemaah calon haji yang batal berangkat karena sakit, tidak memenuhi syarat istitaah, penundaan, maupun alasan lainnya.

"Tidak ada jemaah yang batal berangkat, baik karena faktor kesehatan maupun alasan lainnya. Seluruh alokasi kursi penerbangan tetap terpenuhi," ujarnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Amin. ANTARA/Nur Imansyah.

Ia menambahkan pada Kloter 5 dari total 393 calon haji dan petugas, sebanyak 392 orang telah menerima Kartu Nusuk. Sementara itu satu calon haji atas nama Saridah Salim belum menerima kartu tersebut dan dijadwalkan akan menerimanya setibanya di Madinah.

"Untuk Kloter 5, hampir seluruh jemaah sudah menerima Kartu Nusuk. Satu orangakan menerima kartu tersebut setibanya di Madinah," terang Amin.

PPIH melaporkan satu calon haji pada Kloter 5 dinyatakan tidak laik terbang setelah menjalani pemeriksaan kesehatan. Calon haji tersebut semula berangkat bersama istrinya, namun sang istri memutuskan menunda keberangkatan setelah mengetahui kondisi pasangannya.

"Ada satu calon haji yang dinyatakan tidak laik terbang setelah pemeriksaan kesehatan. Pendampingnya memilih menunda keberangkatan, namun hal ini tidak mempengaruhi ketersediaan kursi," ungkap dia. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)