Ilustrasi. Foto: dok Metrotvnews.com
BEI Sambut Dua IPO Baru, Pasar Modal Serap Dana Rp517,57 Miliar
Husen Miftahudin • 8 July 2026 13:06
Jakarta: PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengantarkan dua perusahaan melaksanakan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di pasar modal Indonesia pada hari ini.
Kedua emiten tersebut adalah PT Bach Multi Global Tbk (BACH) dan PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI). Melalui aksi korporasi tersebut, BACH menghimpun dana sebesar Rp271,83 miliar, sedangkan EMMI memperoleh Rp245,74 miliar, sehingga total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp517,57 miliar.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin mengatakan pencatatan saham di bursa memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk memperkuat kapasitas usaha melalui akses pendanaan yang lebih luas sekaligus meningkatkan penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
"Semoga langkah ini menjadi awal perjalanan baru bagi kedua perusahaan untuk memperluas dampak, memperkuat daya saing, serta bertumbuh secara berkelanjutan bersama pasar modal Indonesia," ujar Saidu di Main Hall BEI, Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu, 8 Juli 2026.
| Baca juga: BEI Bidik Kapitalisasi Pasar Modal Rp30 Ribu Triliun dan 35 Juta Investor di 2030 |
Saham BACH langsung sentuh ARA
Dalam IPO, BACH menawarkan 615 juta saham baru atau setara 15,06 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp442 per saham. Perseroan berhasil menghimpun dana sebesar Rp271,83 miliar.
Minat investor terhadap saham BACH cukup tinggi. Pada perdagangan perdana, saham perseroan menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA) setelah naik 24,43 persen ke level Rp550 per saham dari harga penawaran.
Direktur Utama BACH Budi Kurniawan mengatakan sekitar 70 persen dana hasil IPO akan digunakan sebagai modal kerja, terutama untuk pembelian genset guna memenuhi permintaan penjualan maupun penyewaan.
"Sementara, sekitar 30 persen sisanya akan digunakan untuk pembayaran sebagian pinjaman bank sehingga memperkuat struktur permodalan dan menurunkan tingkat leverage perseroan," papar Budi.
.jpg)
(Ilustrasi. Foto: Medcom.id)
EMMI gunakan dana IPO untuk ekspansi
EMMI menawarkan 522,85 juta saham baru atau setara 30 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga Rp470 per saham, sehingga menghimpun dana sebesar Rp245,74 miliar.
Pada perdagangan hingga pukul 10.59 WIB, saham EMMI menguat 20,21 persen menjadi Rp565 per saham dari harga penawaran.
Direktur Utama EMMI Florian Chris Widjaja mengatakan dana hasil IPO akan dimanfaatkan untuk memperkuat struktur permodalan, melakukan ekspansi fasilitas produksi, serta memenuhi kebutuhan modal kerja.
"Selain itu, sebagian dana akan digunakan untuk pembayaran sebagian pinjaman bank, pembangunan gedung pabrik baru di Cikupa, dan sisanya untuk pembelian persediaan serta kebutuhan modal kerja terkait proyek dan pengadaan alat kesehatan," jelas Florian.