Pertumbuhan ekonomi. Foto: Ilustrasi Freepik
Pengusaha Daerah Mesti Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
M Sholahadhin Azhar • 2 June 2026 22:02
Jakarta: Pemerataan ekonomi nasional, menjadi program pemerintah. Hal tersebut menjadi dasar gagasan, dalam merangkul pengusaha di daerah untuk ikut membangun Indonesia.
“Indonesia tidak boleh hanya tumbuh di kota-kota besar. Pertumbuhan ekonomi nasional harus lahir dari kekuatan daerah dan pengusaha daerah,” kata Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) 2026–2029, Anthony Leong, dalam keterangan tertulis, Selasa, 2 Juni 2026.
Pernyataan itu disampaikan Anthony, saat silaturahmi dengan Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Sultan Bachtiar Najamudin. Dalam pertemuan itu, Anthony berdiskusi membahas penguatan ekonomi daerah, pemerataan pertumbuhan nasional, hingga peran pengusaha muda dalam pembangunan Indonesia ke depan.
Anthony yang juga Co-Founder Haluan Digital Network, perusahaan social commerce agency terbesar di Indonesia, mengapresiasi peran DPD RI yang selama ini membawa aspirasi daerah ke tingkat nasional. Menurutnya, semangat “Dari Daerah untuk Indonesia” yang diusung DPD RI sangat relevan dengan tantangan pembangunan ekonomi Indonesia saat ini.
Ia menilai Indonesia memiliki potensi ekonomi daerah yang sangat besar, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, kelautan, pariwisata, energi, hingga ekonomi kreatif. Namun potensi tersebut masih membutuhkan penguatan infrastruktur, investasi, hilirisasi, serta pengembangan entrepreneur lokal agar mampu menciptakan nilai tambah ekonomi yang lebih besar.
“Kalau pengusaha daerah naik kelas, maka ekonomi Indonesia juga akan jauh lebih kuat,” katanya.
Anthony juga menyoroti bahwa lebih dari 99 persen unit usaha nasional merupakan UMKM. Sebagian besar dari UMKM itu, tumbuh di daerah dan menyerap hampir 97 persen tenaga kerja nasional.
Namun, Anthony mengatakan kontribusi ekspor UMKM Indonesia masih relatif rendah. Sehingga, diperlukan penguatan ekosistem usaha, pembiayaan, teknologi, dan akses pasar yang lebih luas.
Karena itu, ia menilai sinergi antara dunia usaha, pemerintah daerah, DPD RI, dan organisasi pengusaha menjadi penting dalam mendorong pemerataan ekonomi nasional.
Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menyambut baik silaturahim dan diskusi bersama Anthony Leong terkait masa depan pengusaha muda Indonesia dan penguatan ekonomi daerah. Menurut Sultan, Indonesia membutuhkan lebih banyak entrepreneur muda yang memiliki visi kebangsaan dan keberpihakan terhadap pembangunan ekonomi nasional yang inklusif.
“Daerah harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Karena kekuatan Indonesia sesungguhnya berada di daerah,” ujar Sultan.
Ia menegaskan DPD RI terus mendorong kebijakan yang memperkuat pembangunan daerah, memperluas pemerataan investasi, dan membuka ruang lebih besar bagi pengusaha nasional untuk berkembang di berbagai wilayah Indonesia.

Anthony Leong bersama Sultan Bachtiar Najamudin. Foto: Istimewa
Sultan juga menilai pengusaha muda memiliki peran strategis dalam mempercepat transformasi ekonomi Indonesia, khususnya melalui inovasi, digitalisasi, hilirisasi, dan pengembangan sektor produktif di daerah.
“Ke depan kita membutuhkan kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah, daerah, dan dunia usaha agar pertumbuhan ekonomi benar-benar dirasakan secara merata,” kata Sultan.