Ratusan warga Milan menggelar aksi solidaritas mengenang anak-anak Palestina yang tewas di Gaza. (Anadolu Agency)
Ratusan Warga Milan Kenang Anak-anak Palestina yang Meninggal Dunia di Gaza
Willy Haryono • 6 June 2026 09:53
Milan: Ratusan orang berkumpul di pusat Kota Milan, Italia di hari Jumat untuk mengenang anak-anak Palestina yang meninggal dunia di Jalur Gaza sejak pecahnya perang pada Oktober 2023.
Dilansir dari Radio Popolare dan Anadolu, Sabtu, 6 Juni 2026, aksi dimulai di depan Katedral Duomo di Milano, tempat para peserta membentangkan kain kafan simbolis sepanjang 27 meter yang memuat nama 18.457 anak Palestina yang dilaporkan tewas di Gaza antara 7 Oktober 2023 hingga 31 Juli 2025.
Sebelum kain tersebut dibentangkan, para peserta aksi mengheningkan cipta di alun-alun kota.
Bendera Palestina dan syal keffiyeh tampak mendominasi jalannya demonstrasi.
Penyelenggara menyebut kain kafan simbolis itu sebagai bentuk penghormatan terhadap anak-anak yang menjadi korban konflik di Gaza.
Inisiatif tersebut pertama kali muncul setelah pertandingan sepak bola Italia-Israel pada Oktober 2024 dan sejak itu telah ditampilkan di lebih dari 30 alun-alun kota di Italia.
Dalam aksi tersebut, peserta membawa kain simbolis itu dari kawasan katedral menuju Castello Sforzesco dalam long march tanpa suara sebagai bentuk penghormatan kepada para korban sekaligus protes terhadap operasi militer Israel di Gaza.
Menurut data otoritas Palestina, operasi militer Israel di Gaza sejak Oktober 2023 telah menewaskan hampir 73.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 173.000 lainnya, yang sebagian besar merupakan perempuan dan anak-anak.
Meski gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2025, Kementerian Kesehatan Gaza menyebut serangan Israel yang terus berlangsung hampir setiap hari telah menewaskan 947 warga Palestina dan melukai 2.935 lainnya sejak saat itu.
Baca juga: Bocah Berusia 4 Tahun Meninggal Akibat Kelaparan di Gaza saat Israel Batasi Pasokan Makanan