Wabah Salmonella Terkait Cabai Jalapeno Meluas ke 27 Negara Bagian AS

Pihak berwenang Amerika Serikat (AS) sedang menyelidiki wabah salmonella. Foto: Anadolu

Wabah Salmonella Terkait Cabai Jalapeno Meluas ke 27 Negara Bagian AS

Fajar Nugraha • 6 August 2026 19:05

Chipotle: Pihak berwenang Amerika Serikat (AS) sedang menyelidiki wabah salmonella yang terkait dengan cabai jalapeno yang telah menyebabkan 345 orang jatuh sakit di 27 negara bagian.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS pada hari Rabu, menyatakan bahwa cabai jalapeno tersebut dipasok oleh Coast Citrus Distributors yang berbasis di California dan didatangkan dari Meksiko. Cabai tersebut disajikan di Chipotle, Qdoba, dan restoran-restoran lainnya.

“Sebanyak 36 orang telah dirawat di rumah sakit. Sejauh ini, belum ada laporan kematian,” ujar pernyataan CDC, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis 6 Agustus 2026.

Menurut NBC News, Minnesota dan Colorado mencatat jumlah kasus terbanyak, masing-masing dengan 110 kasus. Illinois melaporkan 30 kasus dan Kansas 13 kasus.

Negara bagian lain yang terdampak adalah Alabama, Arkansas, California, Georgia, Indiana, Kentucky, Louisiana, Michigan, Missouri, Montana, Nebraska, North Carolina, North Dakota, Ohio, Oklahoma, South Carolina, Tennessee, Texas, Utah, Virginia, Washington, Wisconsin, dan Wyoming.

Chipotle menyatakan pada Selasa bahwa mereka telah menghapus cabai jalapeno dari menu mereka sebagai langkah "kehati-hatian ekstra." Pada hari Rabu, Qdoba menyatakan telah "secara proaktif menghapus cabai jalapeno dari seluruh restoran kami."

Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) menyatakan bahwa mereka mulai menyelidiki "berbagai bahan" yang terkait dengan wabah tersebut pada tanggal 22 Juli, namun belum menyebutkan nama restoran atau pemasok mana pun.

CDC menyatakan bahwa FDA sedang berupaya memastikan apakah cabai jalapeno tersebut juga dijual di toko bahan makanan.

(Fajar Nugraha)