Tips Investasi bagi Anak Muda

Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com

Tips Investasi bagi Anak Muda

Nattasya Amani Vrazeti • 8 August 2026 18:20

Jakarta: Direktur Consumer & EBB CIMB Niaga Noviady Wahyudi membagikan tips finansial bagi generasi muda yang ingin mulai masuk dunia investasi. Para investor pemula diimbau untuk cermat mengenali profil risiko pribadi sebelum menentukan instrumen yang tepat.

“Prinsip yang saya pakai adalah pertama, kita harus tahu kenali dulu diri kita sendiri, apa yang kita harapkan, dan apa toleransi yang kita inginkan,” ujar Noviady di Main Hall Bursa Efek Indonesia dikutip Sabtu, 8 Agustus 2026.

Selain mengenali profil diri, Noviady menekankan pentingnya diversifikasi portofolio. Langkah ini, kata dia, krusial untuk meminimalisasi risiko kerugian agar dana modal tidak menumpuk hanya di satu jenis aset saja.

“Kedua adalah diversifikasi. Jadi jangan pernah taruh di salah satu investasi saja. Lebih beragam itu lebih baik,” jelasnya.


Direktur Consumer & EBB CIMB Niaga Noviady Wahyudi. Foto: Metrotvnews.com/Nattasya Amani Vrazeti)

Terapkan strategi DCA

Untuk mengeksekusi strategi tersebut, pihak perbankan menyarankan metode Dollar-Cost Averaging (DCA). Teknik ini mengarahkan investor untuk menyisihkan dana secara rutin dan disiplin setiap bulannya tanpa perlu pusing memikirkan naik-turunnya harga pasar.

“Dalam situasi seperti ini biasanya kami menyarankan untuk dollar-cost averaging. Di mana di CIMB Niaga, baik melalui aplikasi itu bisa nge-set. Setiap bulan saya mau menyisihkan misalnya Rp500.000 secara disiplin dengan variasi instrumen yang ada. Biasanya in the long term itu jauh lebih positif,” tutur Noviady.

Lebih lanjut, CIMB Niaga mencatat pertumbuhan transaksi investasi yang positif di tingkat double digit, baik untuk produk berisiko rendah seperti Surat Berharga Negara (SBN) hingga instrumen yang lebih agresif.

“Kita punya variasi yang cukup lengkap, tergantung dari gain, customer punya time horizon, dan juga risk profile. Ada tipe nasabah yang very conservative, pilihannya beragam. Untuk orang yang risk appetite-nya lebih agresif, kita juga punya variasi pilihan produk yang sesuai,” kata dia

(Eko Nordiansyah)