Eks pelatih Timnas Belgia, Rudi Garcia. Foto: X/@BelRedDevils
Usai Kalah dari Spanyol, Rudi Garcia Mundur sebagai Pelatih Belgia
Muhamad Marup • 21 July 2026 14:04
Jakarta: Pelatih Belgia, Rudi Garcia memutuskan mundur dari kursi kepelatihan. Pertandingan terakhir pelatih asal Prancis itu adalah melawan Spanyol yang menjadi juara Piala Dunia 2026.
"Setelah berdiskusi dengan Federasi Belgia, kami memutuskan untuk tidak memperpanjang perjalanan luar biasa selama 18 bulan terakhir," ujar Garcia, dikutip dari laman resmi FIFA, Selasa, 21 Juli 2026.
Garcia mundur sebelum kontrak habis pada 31 Juli. Selama Piala Dunia 2026, sebenarnya ia mencatat tren positif bersama Red Devils, meski hanya mampu melaju hingga babak 16 besar.
Belgia termasuk tim paling produktif selama Piala Dunia 2026, hanya kalah dari para semifinalis. Romelu Lukaku dkk. mencetak 14 gol selama mengikuti turnamen.
Belgia kalah 2-1 dari Spanyol dalam pertandingan perempat final yang berlangsung sengit. Mereka menjadi satu-satunya tim yang mampu mencetak gol ke gawang La Roja sepanjang turnamen, melalui Charles De Ketelaere.
Timnas Belgia. Foto: X @BelRedDevils.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pemain yang luar biasa, direktur olahraga Vincent Mannaert, serta para suporter yang terus mendukung kami sepanjang Piala Dunia," jelas Garcia.
Garcia, yang sebelumnya pernah menangani klub-klub seperti Lille, Marseille, Lyon, dan AS Roma, mulai melatih tim nasional Belgia pada awal 2025. Selama masa kepemimpinannya, ia berhasil mempertahankan Belgia di Liga A UEFA Nations League.
"Saya meninggalkan Belgia tetap berada di Liga A UEFA Nations League dan sebagai salah satu dari delapan tim terbaik dunia," katanya. Hingga saat ini, pengganti Garcia masih belum diumumkan. Belgia dijadwalkan menghadapi Italia di kandang lawan pada 25 September, sebelum menjamu Prancis tiga hari kemudian dalam lanjutan UEFA Nations League.
"Saya mendoakan yang terbaik bagi Belgia dalam melanjutkan proses regenerasi yang sempat saya awali," ucapnya.