2 Korban Ledakan di Polonia Medan Masih Terjebak di Reruntuhan

Kondisi ledakan rumah di Grand Polonia Kota Medan. Metro TV

2 Korban Ledakan di Polonia Medan Masih Terjebak di Reruntuhan

Metro TV • 21 July 2026 11:14

Medan: Ledakan mengguncang kawasan Kompleks Grand Polonia, Kota Medan. Satu unit rumah hancur sementara rumah di sekitarnya juga mengalami kerusakan, dua orang diduga masih terjebak dalam reruntuhan bangunan.

Ledakan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, Senin, 20 Juli 2026 sore. Satu unit rumah yang diduga menjadi pusat ledakan mengalami kerusakan sangat parah. Sebagian besar bangunan ambruk dan material bangunan masih berserakan.

Tak lama setelah kejadian, petugas gabungan dari Polrestabes Medan, Brimob, TNI, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, dan Basarnas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan proses evakuasi sekaligus mengamankan area agar tidak membahayakan masyarakat.

Bangunan tiga lantai itu ambruk rata dengan tanah. Material bangunan seperti beton, besi, kaca, dan atap berserakan hingga ke badan jalan. Kerasnya ledakan juga mengakibatkan sedikitnya tujuh rumah di sekitar lokasi mengalami kerusakan. Kaca-kaca pecah, dinding retak, pagar roboh, dan beberapa kendaraan yang terparkir ikut rusak tertimpa material bangunan.
 


Data sementara masih ada dua korban yang masih terjebak di dalam reruntuhan bangunan, satu orang ditemukan meninggal dunia dan sudah dievakuasi. Empat orang yang berada di lokasi kejadian berhasil selamat dan saat ini sudah mendapatkan penanganan medis.

Satu meninggal dunia, dua masih proses evakuasi, kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak kepada Metrotvnews.com, Selasa, 21 Juli 2026.

class=big_center
Tim SAR melakukan pencarian terhadap korban reruntuhan rumah di Kota Medan. ANTARA/HO-Basarnas Medan


Proses pencarian masih terus dilakukan menggunakan alat berat, crane, dan ekskavator untuk mempercepat evakuasi. Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena sebagian bangunan runtuh dan dipenuhi puing-puing beton.

Kapolrestabes mengatakan hasil investigasi awal mengarah pada dugaan kebocoran pipa gas bawah tanah atau pipa gas tanam. Namun demikian, penyebab pasti ledakan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut oleh tim gabungan dan para ahli forensik.

(Whisnu M)